Arti Kata "pirofobia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pirofobia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pirofobia

pi·ro·fo·bia n ketakutan yg tidak normal thd api

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pirofobia"

📝 Contoh Penggunaan kata "pirofobia" dalam Kalimat

1.Dia menderita pirofobia yang parah dan menghindari situasi yang berhubungan dengan api.
2.Pada kesempatan tersebut, psikolog menjelaskan tentang gejala pirofobia dan bagaimana mengatasi kecemasan tersebut.
3.Karena ketakutan yang berlebihan terhadap api, anak itu tidak mau memasak atau melakukan aktivitas lain yang berhubungan dengan api.
4.Pada novel yang ditulisnya, pengarang menggunakan tema pirofobia sebagai simbol ketakutan manusia terhadap sesuatu yang tidak diketahui.
5.Dalam konseling, terapis membantu peserta didik untuk mengatasi pirofobia dan mengembangkan keberanian dalam menghadapi situasi yang menakutkan.

📚 Artikel terkait kata "pirofobia"

Mengenal Kata 'pirofobia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pirofobia" - Ketakutan yang Tidak Biasa

Pirofobia adalah salah satu dari banyak ketakutan yang dialami oleh manusia. Kata ini memiliki makna resmi "ketakutan yg tidak normal thd api" dalam bahasa Indonesia, dan telah membentuk bagian penting dalam psikologi dan budaya kita. Historisnya, kata pirofobia berasal dari bahasa Yunani, dengan "pyr" berarti api dan "phobos" berarti ketakutan. Jadi, pirofobia secara harfiah berarti ketakutan terhadap api. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak sering menyebutkan kata pirofobia, tapi ketakutan terhadap api adalah hal yang sangat umum. Contoh penggunaan kata pirofobia dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Ia menderita pirofobia yang parah sehingga tidak bisa memasuki ruangan dengan lilin atau kompor." Atau, "Pirofobia yang dialami oleh banyak orang membuat mereka tidak bisa melihat api tanpa merasa takut." Pirofobia memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal keselamatan dan keamanan. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering melihat pirofobia sebagai suatu hal yang tidak biasa, tapi sebenarnya banyak orang yang menderita dari kondisi ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengakui ketakutan ini, serta mencari solusi untuk membantu orang-orang yang menderita pirofobia.