Arti Kata "jingoisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jingoisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jingoisme

ji·ngo·is·me n Pol pandangan yg terlalu mengagung-agungkan kebesaran dan kekuasaan negeri sendiri; rasa kesetiaan dan kecintaan kpd tanah air secara berlebih-lebihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jingoisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "jingoisme" dalam Kalimat

1.Penggalangan dana untuk membangun perangkat militer adalah contoh jingoisme yang menyebar luas di kalangan warga.
2.Dalam sejarah, banyak negara yang pernah menderita akibat jingoisme yang tidak terkendali dan berlebihan.
3.Pemimpin politik yang terus-menerus menggelitiki kekuatan militer negara sebagai kekuatan dunia adalah contoh jingoisme yang paling mencolok.
4.Masyarakat yang menganggap dirinya sebagai bangsa terbaik di dunia adalah contoh jingoisme yang tidak sehat.
5.Banyak ahli sejarah berpendapat bahwa jingoisme adalah penyebab utama perang besar di abad ke-20.

📚 Artikel terkait kata "jingoisme"

Mengenal Kata 'jingoisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jingoisme" - Gejala Patriotisme Ekstrem

Pada abad ke-19, istilah jingoisme mulai digunakan untuk menggambarkan pandangan yang terlalu mengagung-agungkan kebesaran dan kekuasaan negeri sendiri. Fenomena ini pertama kali muncul di Inggris dan kemudian menyebar ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia. Jingoisme seringkali diidentikkan dengan rasa kesetiaan dan kecintaan yang berlebih-lebihan terhadap tanah air. Pandangan jingoisme seringkali berada di sisi ekstrem dalam konteks patriotisme. Sementara patriotisme adalah rasa cinta dan hormat terhadap tanah air, jingoisme mencampuradukkan hal ini dengan keinginan untuk mengagungkan kekuasaan dan kepentingan negara sendiri secara berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan tindakan agresif dan ekspansif, seperti perang dan penjajahan, untuk memperluas kekuasaan dan kepentingan negara. Contoh penggunaan kata jingoisme dalam kalimat yang alami adalah: - "Pandangan jingoisme di kalangan warga negara seringkali membuat mereka sulit untuk menerima kritik dan saran dari luar." - "Kebijakan luar negeri yang dipengaruhi oleh jingoisme dapat menyebabkan konflik dengan negara lain." - "Jingoisme seringkali dihubungkan dengan nasionalisme ekstrem, yang dapat berpotensi menyebabkan kekerasan dan konflik." Dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern, jingoisme masih merupakan topik yang relevan. Banyak dari kita yang masih memiliki rasa kesetiaan yang kuat terhadap tanah air, tetapi tidak semua kesetiaan ini mencerminkan keinginan untuk mengagungkan kekuasaan dan kepentingan negara secara berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk membedakan antara patriotisme yang sehat dan jingoisme yang ekstrem.