Arti Kata "encang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "encang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

encang

1en·cang v, meng·en·cang v menginjak secara tidak sengaja: ia ~ pecahan beling hingga kakinya luka

2en·cang v, meng·en·cang v memukul sesuatu dng keras: dia ~ pintu itu hingga hancur berantakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "encang"

📝 Contoh Penggunaan kata "encang" dalam Kalimat

1.Ia mengenakan pakaian kotor setelah mengenjakan tanah di lapangan olahraga.
2.Pekerja bangunan harus berhati-hati agar tidak mengenjakan kayu yang belum selesai dibangun.
3.Ketika mengenjakan pedati, ia tidak sengaja mengenjakan sisa bangunan yang runtuh.
4.Ia harus berhati-hati mengenjakan hewan liar dalam keadaan marah.
5.Ketika mengenjakan sepeda, ia tidak sengaja mengenjakan batu di jalan dan terjatuh.

📚 Artikel terkait kata "encang"

Mengenal Kata 'encang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Encang" - Menghindari Kesalahan dalam Berlenggang

Encang adalah kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna penting dalam kehidupan sehari-hari. Secara resmi, kata ini berarti "mengenjak secara tidak sengaja". Konsep ini mungkin terdengar sederhana, namun sering kali kita lupa bahwa encang dapat menyebabkan cedera atau kerusakan. Dalam konteks sejarah, kata encang mungkin tidak terlalu populer. Namun, dalam budaya Indonesia modern, kita sering melihat contoh encang dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat berlari di lapangan, kita mungkin encang di batu atau tanah, menyebabkan luka pada kaki. Atau, saat bermain dengan anak-anak, kita mungkin encang di mainan yang tergeletak di lantai, menyebabkan kerusakan pada barang tersebut. Contoh penggunaan kata encang dalam kalimat yang alami adalah: - Ia encang pecahan beling hingga kakinya luka. - Anak kecil itu encang di mainan kayunya. - Saya encang di batu saat berlari di lapangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus selalu waspada terhadap kemungkinan encang. Dengan sedikit perhatian, kita dapat menghindari cedera atau kerusakan yang tidak perlu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berlenggang dengan hati-hati dan memperhatikan lingkungan sekitar.