Arti Kata "kompetitor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kompetitor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kompetitor

kom·pe·ti·tor n orang yg bersaing: para -- saling berlomba untuk memojokkan perusahaan lawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kompetitor"

📝 Contoh Penggunaan kata "kompetitor" dalam Kalimat

1.Dalam industri fashion, perusahaan kami memiliki kompetitor yang sangat kuat di pasar.
2.Saat ini, perusahaan kami sedang mempelajari strategi kompetitor untuk meningkatkan penjualan.
3.Dalam dunia bisnis, memahami kekuatan dan kelemahan kompetitor sangat penting untuk mencapai kesuksesan.
4.Sebagai mahasiswa, saya harus membandingkan kelebihan dan kelemahan kompetitor dengan produk kami sendiri.
5.Pada konferensi bisnis, CEO perusahaan kami mengatakan bahwa kompetitor kami telah meningkatkan kualitas produknya secara signifikan.

📚 Artikel terkait kata "kompetitor"

Mengenal Kata 'kompetitor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengetahui Kompetitor dalam Bisnis dan Kejiwaan

Dalam bahasa Indonesia, kata kompetitor memiliki makna yang sangat luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Sejarah kata ini bermula dari Inggris, yaitu kompetitor, yang berarti orang yang bersaing. Dalam konteks bisnis, kompetitor adalah perusahaan atau individu yang saling berlomba untuk memojokkan perusahaan lawan. Namun, dalam konteks kejiwaan, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menghadapi tantangan atau kesulitan dalam hidup. Dalam kalimat sehari-hari, kata kompetitor dapat digunakan dalam berbagai cara. Misalnya, "Perusahaan kami harus memojokkan kompetitor lain untuk meningkatkan penjualan", atau "Saya merasa seperti kompetitor dalam mencari pekerjaan baru, karena banyak orang yang juga mencari lowongan yang sama". Dalam konteks olahraga, kata kompetitor dapat digunakan untuk menggambarkan atlet yang berlaga melawan lawan dalam sebuah pertandingan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menghadapi kompetitor dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam dunia bisnis, perusahaan harus bersaing dengan kompetitor lain untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan. Dalam dunia olahraga, atlet harus menghadapi kompetitor lain dalam sebuah pertandingan untuk memenangkan medali atau gelar. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menghadapi kompetitor dalam berbagai bentuk, seperti teman yang lebih sukses atau saingan yang lebih baik dalam mencari pekerjaan. Dalam semua konteks ini, kata kompetitor memiliki makna yang sangat penting dalam menggambarkan kesulitan dan tantangan yang kita hadapi.