Arti Kata "enterotoksin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "enterotoksin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

enterotoksin

en·te·ro·tok·sin /énterotoksin/ n Bio bahan atau zat racun yg dihasilkan oleh jasad renik (basil atau bakteri) yg menimbulkan gangguan pd usus dng menunjukkan gejala, spt keracunan makanan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "enterotoksin"

📝 Contoh Penggunaan kata "enterotoksin" dalam Kalimat

1.Penggunaan enterotoksin oleh bakteri Salmonella dapat menyebabkan keracunan makanan.
2.Dalam laboratorium, peneliti mempelajari sifat enterotoksin yang dihasilkan oleh bakteri pathogen.
3.Pengobatan keracunan makanan berat dengan enterotoksin memerlukan perawatan medis yang cepat dan efektif.
4.enterotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Shigella dapat menyebabkan diare dan demam.
5.Penggunaan enterotoksin sebagai bahan baku dalam penelitian tentang bakteri patogen sangat penting untuk memahami keracunan makanan.

📚 Artikel terkait kata "enterotoksin"

Mengenal Kata 'enterotoksin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Enterotoksin" - Pengaruhnya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "enterotoksin" pertama kali digunakan dalam ilmu biologi pada abad ke-19 untuk menggambarkan zat racun yang dihasilkan oleh jasad renik, seperti bakteri, yang dapat menimbulkan keracunan makanan. Dalam konteks ini, enterotoksin menjadi salah satu contoh penting dari "bahan berbahaya" yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, enterotoksin dapat menimbulkan gejala yang beragam, seperti muntah, diare, dan kelelahan. Jika tidak diobati dengan tepat, keracunan makanan dapat menyebabkan komplikasi serius. Dalam beberapa kasus, enterotoksin bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara menghindari dan mengatasi keracunan makanan yang disebabkan oleh enterotoksin. Keracunan makanan akibat enterotoksin bisa terjadi ketika kita mengonsumsi makanan yang tidak higienis atau sudah membusuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih makanan yang segar dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, kita juga harus memperhatikan cara memasak dan menyimpan makanan untuk menghindari bakteri yang dapat menghasilkan enterotoksin. Enterotoksin juga memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam beberapa kasus, keracunan makanan akibat enterotoksin telah menyebabkan wabah penyakit yang luas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mencegah dan mengatasi keracunan makanan yang disebabkan oleh enterotoksin. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.