Arti Kata "episodik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "episodik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

episodik

epi·so·dik /épisodik/ a bersifat (menurut) episode

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "episodik"

📝 Contoh Penggunaan kata "episodik" dalam Kalimat

1.Dalam novel tersebut, cerita yang episodik membuat pembaca merasa kurang puas.
2.Penelitian ilmiah yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan hasil yang tidak terlalu episodik.
3.Dalam dunia hukum, penentuan sanksi yang episodik bisa membuat pelanggar merasa lebih berempati.
4.Mengikuti film-film yang bergenre komedi episodik bisa menjadi hiburan yang menyenangkan.
5.Dalam konteks pendidikan, guru yang tidak konsekwen dan memiliki metode yang episodik akan membuat siswa sulit memahami materi.

📚 Artikel terkait kata "episodik"

Mengenal Kata 'episodik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "episodik" - Inspirasi dari Episode dalam Sejarah

Kata episodik merupakan istilah yang menarik perhatian kita dalam berbagai konteks. Menurut definisi resmi, kata episodik berarti bersifat (menurut) episode. Makna ini memiliki akar yang kaya dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia. Dalam konteks ini, kata episodik merujuk pada kejadian-kejadian penting yang membentuk jalur peristiwa dalam sejarah. Kata episodik sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan kejadian-kejadian penting. Misalnya, "Penjelajahan Marco Polo merupakan episodik penting dalam sejarah perdagangan Asia." Kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian yang memiliki dampak besar pada perjalanan sejarah. Contoh lainnya adalah, "Pemberontakan Rakyat Indonesia pada tahun 1945 merupakan episodik penting dalam perjuangan kemerdekaan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata episodik juga memiliki relevansi yang kuat. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian yang memiliki dampak besar pada masyarakat. Misalnya, "Pendakian Gunung Rinjani merupakan episodik yang tak terlupakan bagi pendaki." Kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian yang memiliki makna filosofis atau spiritual. Contoh lainnya adalah, "Peristiwa Gerakan 30 September 1965 merupakan episodik yang membentuk jalur sejarah Indonesia."