Arti Kata "eyel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eyel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eyel

eyel /éyél/ Jw, meng·e·yel v tidak mau mengalah dl berbicara; ingin menang sendiri dl berbicara: ia memang suka ~ kalau dinasihati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eyel"

📝 Contoh Penggunaan kata "eyel" dalam Kalimat

1.Dia sangat suka menang sendiri dalam berbicara, tidak mau mengalah.
2.Pada pertandingan bulu tangkis, dia selalu ingin menang sendiri dengan mengalahkan lawannya.
3.Dalam bisnis, ia memang suka menang sendiri dan tidak mau menyerah.
4.Pada pertemuan kerja, dia selalu mencari cara untuk menang sendiri dan memenangkan pendapat rekan-rekannya.
5.Dia tidak mau mengalah dalam berdiskusi, ia selalu ingin menang sendiri dengan argumentasi yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "eyel"

Mengenal Kata 'eyel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eyel" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "eyel" memiliki makna yang menarik dalam bahasa Jawa, yaitu "mengeyel" atau "eyel" sendiri. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau mengalah dalam berbicara atau ingin menang sendiri dalam diskusi. Dalam konteks sosial, kata "eyel" sering digunakan untuk menggambarkan sifat orang yang keras kepala atau tidak mau menurut. Dalam sejarah, kata "eyel" juga digunakan dalam konteks budaya Jawa, khususnya dalam tradisi wayang kulit. Di sana, karakter wayang yang memiliki sifat "eyel" sering digambarkan sebagai karakter yang kuat dan tidak mau menyerah.

Contoh Penggunaan Kata "Eyel" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "eyel" dalam kalimat yang alami: * Ia memang suka mengmeyel kalau dinasihati oleh orang lain. * Dalam diskusi, ia selalu ingin menang sendiri dan tidak mau mengalah. * Ia memiliki sifat eyel yang kuat dan tidak mau menyerah dalam mencapai tujuan.

Relevansi Kata "Eyel" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "eyel" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kompetisi atau persaingan. Dalam dunia bisnis, seseorang yang memiliki sifat "eyel" dapat menjadi aset yang berharga karena mereka tidak mau menyerah dan selalu ingin mencapai tujuan. Di sisi lain, sifat "eyel" juga dapat menjadi kelemahan jika tidak disertai dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali sifat "eyel" dalam diri sendiri dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.