Arti Kata "fondamen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fondamen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fondamen

fon·da·men ? fundamen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fondamen"

📝 Contoh Penggunaan kata "fondamen" dalam Kalimat

1.Pendidikan dasar harus di atas fondamen nilai-nilai moral.
2.Struktur bangunan harus didirikan di atas fondamen yang kokoh.
3.Banyak ilmuwan berpendapat bahwa teori Einstein berada di atas fondamen fisika.
4.fondamen kekuasaan politik tidak bisa dipisahkan dari keadilan sosial.
5.Keterampilan dasar bahasa Inggris harus dipelajari dengan baik sebagai fondamen.

📚 Artikel terkait kata "fondamen"

Mengenal Kata 'fondamen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Fondamen" - Dasar yang Kokoh dalam Hidup

Kata "fondamen" memiliki makna yang sangat strategis dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, yaitu "fundament". Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata fondamen telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sangat penting. Sebagaimana dasar-dasar yang kokoh, fondamen seringkali digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang kuat dan stabil. Fondamen seringkali digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam bangunan fisik, ekonomi, atau bahkan dalam kehidupan pribadi. Dalam kalimat-kalimat alami, fondamen dapat digunakan seperti dalam: "Bangunan itu dibangun di atas fondamen yang kuat untuk menahan gempa bumi." atau "Ekonomi negara ini didasarkan pada fondamen pasar bebas." Atau bahkan dalam kalimat yang lebih personal, seperti "Keluarga saya memiliki fondamen kepercayaan yang kuat dalam keberhasilan." Dalam kehidupan sehari-hari, fondamen sangat relevan dengan budaya Indonesia modern. Dalam nilai-nilai budaya, fondamen seringkali digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat penting. Contohnya, konsep "gotong royong" dapat dianggap sebagai fondamen yang kuat dalam masyarakat Indonesia. Selain itu, dalam agama-agama yang dianut di Indonesia, seperti Islam, Kristen, atau Hindu, fondamen seringkali digunakan untuk menggambarkan ajaran-ajaran yang sangat penting dalam kehidupan pribadi.