Arti Kata "gaduk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gaduk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gaduk

ga·duk Mk a congkak; sombong; angkuh: kakaknya -- , tetapi adiknya rendah hati;
ber·ga·duk v menyombong;
~ diri, saku-saku diterbangkan angin, pb banyak membual, tetapi kantongnya kosong;
meng·ga·duk v menyombong; menyombongkan diri;
meng·ga·duki v menyombongi; memperagai;
-- cina tumbuhan rimpang, akarnya direbus dan diminum sbg obat penyakit sifilis dsb; gadung sebrang; Smilax china; -- sebrang gadung cina

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gaduk"

📝 Contoh Penggunaan kata "gaduk" dalam Kalimat

1.Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai orang sukses, tetapi nyatanya kantongnya kosong.
2.Saya sangat tidak suka dengan kebiasaan abangnya yang selalu ingin menonjol dan mengganggu orang lain.
3.Di sekolah, ada seorang pelajar yang sering menggambarkan dirinya sebagai yang paling pintar, tetapi kenyataannya dia tidak selalu benar.
4.Saya melihat dia yang mengaku menjadi seorang pemain sepak bola profesional, tetapi nyatanya dia hanya bermain di komunitas lokal.
5.Dalam sejarah, ada seorang raja yang dikenal sebagai orang yang sangat sombong dan menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain.

📚 Artikel terkait kata "gaduk"

Mengenal Kata 'gaduk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gaduk" - Sifatnya yang Sombong dan Angkuh

Kata "gaduk" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "gaduk" dapat diartikan sebagai sifat sombong, angkuh, atau congkak. Konsep ini telah ada sejak lama dan terkait dengan perilaku seseorang yang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sifat gaduk seringkali dihubungkan dengan perilaku yang tidak hormat terhadap orang lain, seperti tidak mendengarkan pendapat orang lain atau merasa lebih pandai dari orang lain. Contoh penggunaan kata "gaduk" dalam kalimat yang alami dapat dilihat pada beberapa situasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Dia terkesan sangat gaduk ketika mendengar kritik dari rekan kerjanya" atau "Dia selalu gaduk karena merasa dirinya lebih pintar daripada teman-temannya". Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "gaduk" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku sombong dan angkuh. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gaduk" sangat relevan karena seringkali kita menjumpai seseorang yang memiliki sifat sombong dan angkuh. Oleh karena itu, penting untuk mengenali perilaku ini dan menghindari diri dari sifat gaduk yang tidak baik. Dalam budaya Indonesia modern, sifat gaduk dapat menyebabkan konflik dan masalah dalam hubungan sosial. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan sifat yang lebih rendah hati dan hormat terhadap orang lain.