Arti Kata "gamam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gamam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gamam

ga·mam a tidak tetap hati (ragu-ragu, gelisah, khawatir, merasa takut-takut); tidak dapat berbuat sesuatu krn terkejut dsb: krn merasa bersalah, ia menjadi -- ketika ditegur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gamam"

📝 Contoh Penggunaan kata "gamam" dalam Kalimat

1.Ketika melihat hewan melompat di kejauhan, dia menjadi gamam dan tidak berani maju.
2.Ia menjadi gamam setelah melihat kekacauan di jalan raya dan tidak tahu harus apa.
3.Kakaknya selalu menjadi gamam ketika harus memberikan pilihan kepada adiknya.
4.Dia menjadi gamam saat mendengar kabar buruk tentang kesehatannya dan tidak tahu harus apa dilakukan.
5.Di film tersebut, tokoh utama menjadi gamam ketika harus menghadapi musuh yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "gamam"

Mengenal Kata 'gamam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gamam" - Ragu-Ragu dan Gelisah dalam Bahasa Indonesia

Kata "gamam" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat penting dalam konteks emosi dan perilaku manusia. Secara etimologis, kata ini berasal dari kata "gam", yang berarti "kaget" atau "terkejut". Dalam konteks sosial, kata "gamam" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak tetap hati, ragu-ragu, gelisah, khawatir, atau merasa takut-takut. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami perasaan "gamam" ketika menghadapi situasi yang tidak terduga atau ketika kita merasa bersalah atas tindakan kita. Misalnya, "Setelah mendengar berita buruk, ia menjadi gamam dan tidak tahu harus melanjutkan apa." Atau, "Ia merasa gamam karena tidak dapat membayar utangnya." Begitu pula, "Setelah melakukan kesalahan, ia menjadi gamam dan tidak ingin menghadapi konsekuensi." Kata "gamam" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks dan multi-aspek. Misalnya, dalam sastra, kata "gamam" digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang ragu-ragu dan gelisah dalam menghadapi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang merasa takut-takut dan tidak tahu harus melanjutkan apa. Dengan demikian, kata "gamam" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks emosi dan perilaku manusia.