Arti Kata "tautologi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tautologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tautologi

tau·to·lo·gi n Ling pengulangan gagasan, pernyataan, atau kata yg berlebih dan tidak diperlukan, msl duda pria; amat sangat mahal; kemubaziran; pleonasme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tautologi"

📝 Contoh Penggunaan kata "tautologi" dalam Kalimat

1.Buku tentang membaca buku sangat membantu membaca buku.
2.Sang duda pria sedang mencari pacar.
3.Pengumuman tentang kebijakan baru sangat membantu memahami kebijakan baru.
4.Kata-kata yang berlebihan dalam kalimat seringkali dianggap sebagai tautologi.
5.Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diajarkan untuk menghindari penggunaan kalimat tautologi.

📚 Artikel terkait kata "tautologi"

Mengenal Kata 'tautologi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tautologi" - Pengulangan Gagasan yang Tak Perlu

Apakah Tautologi?

Tautologi adalah sebuah kata yang memiliki arti resmi sebagai pengulangan gagasan, pernyataan, atau kata yang berlebih dan tidak diperlukan. Dalam bahasa Inggris, kata ini berasal dari kata "tautology", yang merupakan perpaduan dari kata "tautus", yang berarti "benar-benar" dan "logos", yang berarti "logika". Dalam konteks sejarah, kata tautologi digunakan oleh filsuf Yunani kuno untuk menggambarkan pernyataan yang benar-benar benar, namun tidak menambahkan nilai informasi baru.

Contoh Tautologi dalam Bahasa Indonesia

Tautologi seringkali dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Berikut beberapa contoh: - "Saya sangat sangat senang" - Dalam kalimat ini, kata "sangat" telah digunakan dua kali, sehingga menjadi tautologi. - "Dia adalah duda pria" - Pernyataan ini adalah contoh tautologi karena "duda" sudah menyatakan bahwa orang tersebut adalah laki-laki. - "Harga itu amat sangat mahal" - Dalam kalimat ini, kata "amat" dan "sangat" digunakan bersamaan, sehingga membuat pernyataan menjadi tautologi.

Relevansi Tautologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tautologi seringkali digunakan dalam bahasa untuk menambahkan emosi atau nada pada pernyataan. Namun, dalam beberapa kasus, tautologi dapat membuat pernyataan menjadi tidak efektif atau bahkan tidak jelas. Dalam budaya Indonesia modern, tautologi dapat digunakan dalam bentuk bahasa gaul atau bahasa slang, namun perlu diingat bahwa penggunaan tautologi yang berlebihan dapat membuang keefektifan komunikasi.