Arti Kata "gambut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gambut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gambut

gam·but n tanah lunak dan basah, terdiri atas lumut dan bahan tanaman lain yg membusuk (biasanya terbentuk di daerah rawa atau di danau yg dangkal);
-- berkayu gambut yg terjadi krn pembusukan tumbuhan yg menggugurkan daun; -- endapan gambut yg terbentuk dr sisa tumbuhan air, gulma kolam, butir sari, plankton, bersifat amat koloidal, padat, dan kenyal; -- hitam tanah liat, berwarna gelap (hitam), biasanya mengandung kapur; -- menyerabut gambut yg terbentuk dr berbagai jenis tumbuhan berakar rindang; -- miskin lumpur yg bersifat gambut atau endapan dasar danau; -- terbenam Geo gambut yg terdapat di daerah genangan air pasang yg membawa lumpur, membentuk tanah yg cukup tinggi atau tebal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gambut"

📝 Contoh Penggunaan kata "gambut" dalam Kalimat

1.Tanah gambut di hutan rawa sangat kaya akan keanekaragaman hayati.
2.Pembangunan di kawasan gambut harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lingkungan.
3.Kami tidak boleh lupa bahwa gambut memiliki peran penting dalam mengatur iklim dunia.
4.Tanah gambut yang terbentuk di danau dangkal memiliki sifat koloidal yang sangat unik.
5.Kami harus menghargai keindahan alam gambut yang masih terjaga dengan baik di beberapa daerah.

📚 Artikel terkait kata "gambut"

Mengenal Kata 'gambut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gambut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gambut" seringkali dihubungkan dengan kondisi tanah yang lunak dan basah, terutama di daerah rawa atau danau yang dangkal. Sejarahnya, kata ini telah digunakan dalam konteks geologi, ekologi, dan bahkan budaya Indonesia. Dalam arti resmi, kata "gambut" mengacu pada tanah yang terdiri atas lumut dan bahan tanaman lain yang telah membusuk.

Penggunaan Kata "Gambut" dalam Kalimat

Kata "gambut" sering digunakan dalam kalimat yang sangat beragam. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gambut" dalam kalimat yang alami: "Tanah gambut di rawa ini sangat lunak dan sulit untuk berjalan," atau "Gambut yang terbentuk dari sisa tumbuhan air dapat menjadi sumber karbon untuk masa depan." Dalam konteks geologi, kata "gambut" juga digunakan untuk menggambarkan tanah yang terbentuk dari endapan sisa tumbuhan air, gulma kolam, butir sari, dan plankton.

Relevansi Kata "Gambut" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gambut" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan ekologi. Gambut yang terbentuk dari sisa tumbuhan air dapat menjadi sumber karbon untuk masa depan, sehingga penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem rawa dan danau. Selain itu, kata "gambut" juga digunakan dalam konteks budaya Indonesia, seperti dalam tradisi masyarakat yang hidup di daerah rawa dan danau. Dalam beberapa kasus, kata "gambut" bahkan digunakan sebagai sinonim untuk tanah liat yang berwarna gelap dan mengandung kapur. Dalam keseluruhan, kata "gambut" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Dari konteks geologi hingga budaya, kata ini memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "gambut", kita dapat lebih mengerti tentang kondisi tanah dan lingkungan yang ada di sekitar kita.