Arti Kata "ganti rugi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ganti rugi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ganti rugi

uang yang diberikan sebagai pengganti kerugian; pampasan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ganti rugi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ganti rugi" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus membayar ganti rugi kepada korban bencana alam yang kehilangan harta benda.
2.Karyawan yang kehilangan pekerjaan karena perusahaan bangkrut akan menerima ganti rugi dari pemerintah.
3.Ketika bermain bola, saya harus membayar ganti rugi kepada teman saya karena saya menginjaknya.
4.Dalam proses adopsi hukum, ganti rugi harus dibayarkan kepada korban kejahatan untuk memulihkan hidup mereka.
5.Negara akan membayar ganti rugi kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kesalahan pengemudi.

📚 Artikel terkait kata "ganti rugi"

Mengenal Kata 'ganti rugi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ganti Rugi" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata **ganti rugi** memiliki makna yang sangat penting dalam konteks hukum dan sosial. Istilah ini berasal dari kata "ganti" yang berarti pengganti, dan "rugi" yang berarti kerugian atau kerusakan. Dalam arti resmi, **ganti rugi** adalah uang yang diberikan sebagai pengganti kerugian atau kerusakan yang dialami oleh seseorang atau badan hukum. Dalam sejarah, konsep **ganti rugi** telah ada sejak zaman kuno, ketika para penguasa atau otoritas memberikan kompensasi kepada penghuni wilayah yang terkena dampak dari kegiatan mereka. Pada masa kolonial, **ganti rugi** digunakan sebagai alat untuk mengompensasi kerugian yang dialami oleh penduduk pribumi akibat kegiatan penjajahan. Dalam konteks modern, **ganti rugi** digunakan dalam berbagai bidang, seperti hukum perdata, hukum pidana, dan hukum administrasi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **ganti rugi** dalam kalimat yang alami: * Perusahaan tersebut harus membayar **ganti rugi** kepada pemilik properti karena kerusakan yang dialami akibat kecelakaan. * Negara harus memberikan **ganti rugi** kepada keluarga korban kecelakaan akibat kegiatan pembangunan infrastruktur. * Perusahaan harus membayar **ganti rugi** kepada pelanggan karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep **ganti rugi** sangat relevan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita kehilangan harta milik karena kecelakaan atau kejahatan, kita berhak menerima **ganti rugi** dari pihak yang bertanggung jawab. Dalam budaya Indonesia modern, **ganti rugi** juga digunakan dalam konteks keadilan sosial, seperti memastikan bahwa korban kejahatan atau kecelakaan menerima kompensasi yang adil. Dalam kesimpulan, **ganti rugi** adalah konsep yang sangat penting dalam hukum dan sosial. Dengan memahami makna dan penggunaan kata **ganti rugi**, kita dapat memastikan bahwa keadilan sosial dan hukum dipakai secara adil dan transparan.