Arti Kata "gari" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
gari
ga·ri n belenggu tangan; borgol;
meng·ga·ri v membelenggu (tangan); memborgol
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gari"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gari"
📝 Contoh Penggunaan kata "gari" dalam Kalimat
1.Pada hari libur, saya tidak akan pergi ke kantor dan harus melepaskan gari dari tangan.
2.Dia sangat berhati-hati saat menangani gari di tempat kerja karena takut terluka.
3.Dalam novel itu, karakter utama memutuskan untuk melepaskan gari dari tangan yang terikat.
4.Pada masa kolonial, tahanan polisi menggunakan gari untuk mengikat tangan para tahanan.
5.Pada kesempatan pertama, guru mengajarkan siswa cara melepaskan gari yang sudah terlalu kencang.
📚 Artikel terkait kata "gari"
Mengenal Kata 'gari' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "Gari" - Kunci Kehidupan Sehari-Hari
Kata "gari" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara umum, gari digunakan sebagai belenggu tangan atau borgol, berfungsi sebagai alat untuk mengikat atau membelenggu. Namun, kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, dan telah digunakan dalam berbagai konteks sepanjang sejarah Indonesia.Sejarah dan Konteks Gari
Gari telah ada sejak zaman kolonial, ketika penjajah Belanda menggunakan alat ini untuk mengikat tangan pembangkang atau melawan. Namun, setelah kemerdekaan, kata "gari" menjadi lebih umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks hukum dan keamanan. Banyak orang yang mengenal gari sebagai alat yang digunakan oleh polisi untuk mengikat orang yang melanggar hukum.Penggunaan Gari dalam Kehidupan Sehari-Hari
Gari sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Polisi menggunakan gari untuk mengikat pelaku kejahatan" atau "Dia harus menggunakan gari untuk mengikat tangan anaknya yang sedang bermain". Dalam konteks hukum, kata "gari" sering digunakan dalam kalimat seperti "Dia ditangkap dengan menggunakan gari". Gari juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keamanan dan kesehatan. Banyak orang yang menggunakan gari sebagai alat untuk mengikat tangan atau kaki mereka sendiri, terutama jika mereka sedang berolahraga atau melakukan kegiatan yang memerlukan keterampilan fisik. Dalam konteks kesehatan, gari digunakan sebagai alat untuk mengikat tangan atau kaki pasien yang sedang dirawat.Relevansi Gari dalam Budaya Indonesia Modern
Gari memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks hukum dan keamanan. Banyak orang yang mengenal gari sebagai alat yang digunakan oleh polisi untuk mengikat orang yang melanggar hukum. Namun, kata "gari" juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai alat untuk mengikat atau membelenggu. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, gari digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengikat tangan atau kaki, terutama jika kita sedang berolahraga atau melakukan kegiatan yang memerlukan keterampilan fisik.Kata yang Mirip
garib, garindin, garing, garis, garis bawah, garis isogonik, garis isoklin, garis isoseismik, garis isosintagmis, garis isotonis, garis kemelaratan, garis keras, garis kontur, garis lakon, garis langit, garis perkenaan, garis pertahanan, garis posisi angkasa, garis retrius, garis roi