Arti Kata "gejah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gejah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gejah

ge·jah a becek berlumpur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gejah"

📝 Contoh Penggunaan kata "gejah" dalam Kalimat

1.Lalang sawah di daerah kami sangat gejah setelah hujan deras beberapa hari sebelumnya.
2.Sebagai peneliti, saya harus berhati-hati saat mengunjungi area gejah karena mungkin ada bakteri atau virus yang dapat berbahaya.
3.Rutinitas sehari-hari saya sering melibatkan berjalan di hutan, tetapi hari ini saya harus berhati-hati karena area yang akan saya lalui sangat gejah.
4.Ketika saya datang ke kampung halaman, saya melihat bahwa sungai di depan rumah saya sangat gejah dan berlumpur.
5.Pada saat itu, kondisi gejah di rawa-rawa membuat kami harus berjalan dengan hati-hati agar tidak tersandung.

📚 Artikel terkait kata "gejah"

Mengenal Kata 'gejah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gejah" - Inspirasi dari Alam

Dalam bahasa Indonesia, kata gejah memiliki makna yang sangat khas, yaitu ge·jah a becek berlumpur. Kata ini berasal dari kata dasar "jah" yang memiliki arti lumpur atau tanah yang berlumpur. Makna ini sangat relevan dengan kondisi alam yang sering kita jumpai, terutama di daerah-daerah yang memiliki banjir atau kejadian air yang berlebihan. Dalam konteks sosial, kata gejah sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tempat-tempat yang berlumpur atau berair. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti banjir, hujan, atau kejadian air yang tidak terduga. Dalam beberapa kasus, kata gejah juga digunakan untuk menggambarkan kondisi mental atau emosi seseorang yang sedang berada dalam kondisi yang tidak stabil.

Contoh Penggunaan Kata "gejah" dalam Kalimat

- Setelah hujan yang sangat lebat, jalan-jalan di sekitar rumah kami menjadi gejah dan berlumpur. - Kondisi gejah di daerah tersebut membuat para penduduk harus berhati-hati saat berjalan. - Setelah banjir, tempat-tempat yang tadinya gejah menjadi lebih stabil dan tidak berlumpur lagi.

Relevansi Kata "gejah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata gejah memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks alam. Hal ini karena banyak kejadian alam yang dapat menyebabkan kondisi gejah, seperti banjir atau hujan yang berlebihan. Dengan menggunakan kata gejah, kita dapat menggambarkan kondisi yang tidak stabil dan berlumpur dengan lebih efektif. Selain itu, kata gejah juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti menggambarkan kondisi mental atau emosi seseorang yang sedang berada dalam kondisi tidak stabil.