Arti Kata "geledur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geledur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geledur

ge·le·dur, meng·ge·le·dur v berlipat-lipat (tt kulit perut dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geledur"

📝 Contoh Penggunaan kata "geledur" dalam Kalimat

1.Setelah melahirkan, ibu mengalami geledur perut yang cukup parah.
2.Selama perjalanan kereta, saya mengalami geledur kaki yang menyakitkan.
3.Dalam pelajaran biologi, siswa diajarkan tentang geledur kulit sebagai gejala penyakit tertentu.
4.Ketika hujan turun deras, kulit wajah saya mengalami geledur yang mengganggu.
5.Saat berlari maraton, pelari profesional harus berhati-hati agar tidak mengalami geledur otot yang berlebihan.

📚 Artikel terkait kata "geledur"

Mengenal Kata 'geledur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "geledur" - Gejala yang Mengganggu Kehidupan Sehari-Hari

Kata "geledur" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan gejala kulit yang berlipat-lipat, tetapi telah lama digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial. Makna umum dari kata ini adalah kondisi kulit yang membengkak dan berlipat-lipat, biasanya terjadi di daerah perut, punggung, atau kaki. Gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi, alergi, atau kondisi medis tertentu. Dalam konteks sejarah, kata "geledur" telah digunakan dalam berbagai bentuk tulisan, seperti dalam buku-buku perawatan kesehatan dan artikel medis. Namun, penggunaannya dalam bahasa sehari-hari telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan masyarakat Indonesia yang semakin peduli dengan kesehatan dan kebersihan. Contoh penggunaan kata "geledur" dalam kalimat yang alami adalah: "Saya merasa sakit karena kulit perut saya terasa geledur dan membengkak." Dalam kehidupan sehari-hari, gejala "geledur" dapat menjadi masalah yang signifikan, terutama jika tidak diatasi dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi gejala ini, seperti menggunakan krim penghilang jerawat, menjaga kebersihan kulit, dan mengonsumsi makanan yang seimbang. Dalam budaya Indonesia modern, gejala "geledur" telah menjadi topik yang sering dibahas dalam media sosial dan forum online, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan kulit.