Arti Kata "gelenang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelenang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelenang

ge·le·nang, ter·ge·le·nang v tergenang (tt air mata); menggenang: tampak air mata ~ di matanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelenang"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelenang" dalam Kalimat

1.Ia terlihat sedih ketika mendengar kabar duka tersebut, air matanya mulai menggenang di mata.
2.Dia terus mengenang kenangan indah bersama keluarganya yang telah meninggal.
3.Pada malam itu, cahaya lentera membuatnya terlihat sedih, air mata mulai menggenang.
4.Pada pertemuan hari itu, kami semua terenyuh melihat air mata ibu yang menggenang.
5.Saat itu, dia merasa sedih dan terus mengenang kenangan indah bersama teman masa kecilnya.

📚 Artikel terkait kata "gelenang"

Mengenal Kata 'gelenang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gelenang" - Emosi yang Tak Tersembunyi

Kata "gelenang" sering digunakan dalam konteks emosi dan perasaan. Dalam arti resmi, "gelenang" atau "tergelenang" berarti tergenang, terutama air mata, atau tampak air mata yang menggenang di mata seseorang. Kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan unik, yang membedakannya dari kata-kata lain yang terkait dengan emosi. Dalam sejarah, kata "gelenang" mungkin berasal dari konsep emosi yang lebih dalam dan kompleks. Pada masa lalu, orang mungkin lebih terbuka dalam mengekspresikan emosi mereka, sehingga kata "gelenang" menjadi lebih mudah dipahami dan digunakan. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih digunakan untuk menggambarkan emosi yang tak tersembunyi. Contoh penggunaan kata "gelenang" dalam kalimat yang alami adalah: "Dia tampak sangat gelenang saat mendengar berita tentang kehilangan temannya." atau "Air mata gelenang di matanya setelah mendengar cerita tentang kejadian tersebut." Kata "gelenang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan emosi yang lebih dalam, seperti kesedihan, kecewa, atau bahkan kegembiraan. Dalam budaya Indonesia, emosi yang tak tersembunyi seperti ini dianggap sebagai tanda keintiman dan keheningan. Dengan demikian, kata "gelenang" menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan emosi yang kompleks dan unik ini.