Arti Kata "tuat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tuat

tu·at ? ketuat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuat"

📝 Contoh Penggunaan kata "tuat" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, aturan ketuaat memastikan proses bisnis berjalan lancar.
2.Peraturan tentang ketuaat harus dipahami oleh semua pegawai perusahaan.
3.Ketuaat yang ketat dalam sebuah perusahaan membuat lingkungan kerja lebih efisien.
4.Dalam konteks sosial, masyarakat harus memahami dan menghormati ketuaat keagamaan.
5.Di sekolah, guru menjelaskan ketuaat dalam proses belajar mengajar yang efektif.

📚 Artikel terkait kata "tuat"

Mengenal Kata 'tuat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tuat" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis Sosial

Kata "tuat" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "tuat" berarti tuat atau ketuat. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan pola pikir atau kebiasaan yang sudah terbentuk dalam masyarakat. Hal ini dapat berupa kebiasaan yang positif atau negatif, tergantung pada konteksnya.

Contoh Penggunaan Kata "tuat" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tuat" dalam kalimat yang alami: * Pola pikir tuat yang sudah terbentuk dalam masyarakat seringkali sulit diubah. * Kebiasaan makan tuat setiap hari dapat berdampak pada kesehatan. * Perubahan kebiasaan tuat dapat membantu meningkatkan produktivitas.

Relevansi Kata "tuat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tuat" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kebiasaan yang sudah terbentuk dalam masyarakat. Misalnya, kebiasaan makan siang di warung makan atau kebiasaan berbelanja di pasar tradisional. Dengan memahami makna dan konteks kata "tuat", kita dapat lebih mudah mengidentifikasi dan mengubah kebiasaan yang tidak sehat.