Arti Kata "geridip" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geridip" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geridip

ge·ri·dip v, meng·ge·ri·dip v berkedip-kedip

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geridip"

📝 Contoh Penggunaan kata "geridip" dalam Kalimat

1.Saya mencoba berjalan di malam hari, tapi mataku mulai geridip karena kurang cahaya.
2.Bayi itu mulai geridip karena terlalu banyak cahaya di kamar.
3.Dalam novel itu, mata gadis itu mulai geridip ketika melihat cinta pertamanya.
4.Saya harus memakai kacamata saat bermain olahraga air karena air membuat mataku geridip.
5.Ketika melihat sinar matahari langsung, mataku mulai geridip sehingga saya harus menutupinya.

📚 Artikel terkait kata "geridip"

Mengenal Kata 'geridip' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "geridip" dalam Bahasa Indonesia

Kata geridip adalah sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti mengberkedip-kedip. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan gerakan mata yang berkedip-kedip, biasanya sebagai respons terhadap cahaya atau suara yang terang. Dalam konteks historis, kata geridip telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial Belanda, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses perkembangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata geridip sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Anak itu geridip ketika melihat kucing bermain di sampingnya" atau "Ibu geridip ketika melihat foto temannya di media sosial". Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam penelitian atau artikel ilmiah. Kata geridip memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks komunikasi. Dalam budaya Indonesia modern, kata geridip sering digunakan sebagai simbol perhatian atau respons terhadap suatu kejadian. Misalnya, seseorang geridip ketika melihat seseorang yang sedang membutuhkan bantuan, atau seorang anak geridip ketika melihat hewan peliharaannya yang sedang sakit. Dengan demikian, kata geridip menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan kehidupan sehari-hari.