Arti Kata "mahah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mahah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mahah

ma·hah n Tas lenyapnya kesadaran diri krn mengingat Allah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mahah"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "mahah" dalam Kalimat

1.Dalam suasana meditasi, ia mencapai tahap mahah.
2.Dia mengalami kehilangan kesadaran diri karena terlalu dalam meditasi, sampai tahap mahah.
3.Pengalaman spiritualnya sangat mendalam, sehingga dia mencapai tingkat mahah.
4.Dalam perjalanan spiritual, dia harus melewati tahap mahah sebelum mencapai kesempurnaan.
5.Di dalam buku spiritual, dijelaskan bahwa tahap mahah adalah titik balik dalam perjalanan spiritual.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "mahah"

Mengenal Kata 'mahah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mahah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mahah" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini didefinisikan sebagai tas lenyapnya kesadaran diri karena mengingat Allah. Kata ini memiliki asal-usul yang kuno dan terkait dengan kehidupan spiritual masyarakat Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata "mahah" seringkali digunakan dalam konteks keagamaan, terutama dalam Islam. Konsep mahah merupakan sebuah pengalaman spiritual yang dialami oleh seseorang ketika mereka mengingat Allah dan merasakan kehadiran-Nya dalam hidup mereka. Pengalaman ini dapat membuat seseorang merasa hilang dari diri sendiri dan merasakan kekuasaan Allah yang lebih besar.

Contoh Penggunaan Kata "mahah" dalam Kalimat

Kata "mahah" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dalam berbagai konteks. Berikut beberapa contoh: - "Pengalaman mahah yang dialami oleh sang sufi membuatnya lebih dekat dengan Allah." - "Ketika dia mengingat Allah, dia merasakan mahah yang membuatnya merasa hilang dari diri sendiri." - "Pengikut agama Islam seringkali mengalami mahah dalam doa dan ibadah mereka."

Relevansi Kata "mahah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mahah" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks spiritual dan keagamaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mahah" seringkali digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk orang-orang yang ingin lebih dekat dengan Allah. Dengan mengingat konsep mahah, orang-orang dapat merasakan kekuasaan Allah yang lebih besar dan merasakan kehadiran-Nya dalam hidup mereka.