Arti Kata "gibang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gibang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gibang

gi·bang Jk v, meng·gi·bang v menghalangi jalan orang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gibang"

📝 Contoh Penggunaan kata "gibang" dalam Kalimat

1.Karyawan diharapkan tidak menggibang pekerjaan rekan setimnya.
2.Pada malam itu, hujan deras menggibang lalu lintas di kota.
3.Dia selalu menggibang jalannya teman yang sedang berjalan-jalan.
4.Pembangunan jalanan baru akan menggibang beberapa warung makan di dekatnya.
5.Rencana perjalanan harus dipertimbangkan dengan teliti agar tidak menggibang jadwal orang lain.

📚 Artikel terkait kata "gibang"

Mengenal Kata 'gibang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gibang" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "gibang" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi menghalangi jalan orang atau mengganggu kegiatan orang lain. Namun, kata ini juga memiliki konteks historis dan sosial yang menarik. Dalam bahasa Jawa, kata "gibang" berasal dari kata "ngibang", yang berarti "menghalangi" atau "mengganggu". Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi pemberontakan atau perlawanan terhadap pemerintah atau kekuasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gibang" digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan situasi yang berbeda-beda. Misalnya, "Kendaraan saya diblokir oleh orang yang mengibang jalan," atau "Saya tidak bisa masuk ke kantor karena ada orang yang mengibang pintu." Contoh lainnya adalah "Pada pagi hari, saya melihat seorang ibu yang mengibang jalan anak-anak kecil untuk bermain." Kata "gibang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi kelompok atau individu yang ingin mengalihkan perhatian masyarakat atau pemerintah. Misalnya, "Gerakan mahasiswa yang mengibang jalan untuk menuntut keadilan sosial." Dalam konteks budaya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi seni atau pertunjukan yang ingin mengganggu kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Pertunjukan teater yang mengibang jalan untuk menggambarkan masalah sosial." Dalam konteks teknologi, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi cyberbullying atau serangan siber yang ingin mengganggu keamanan online.