Arti Kata "gliserol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gliserol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gliserol

gli·se·rol /glisérol/ n cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis dapat bercampur dng air dan alkohol yg diperoleh dr lemak hewani atau nabati atau dr fermentasi glukosa, digunakan sbg bahan kosmetik, pengawet obat-obatan, pelembap buah-buahan atau tembakau

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gliserol"

📝 Contoh Penggunaan kata "gliserol" dalam Kalimat

1.gliserol digunakan sebagai bahan baku dalam produksi sabun dan kosmetik.
2.Perawatan kulit wajah menggunakan gliserol yang dapat melembabkan dan merawat kulit.
3.Glyserol merupakan salah satu komponen utama dalam bahan pelembap buah-buahan.
4.Dalam industri tembakau, gliserol digunakan sebagai bahan yang dapat melembabkan dan melindungi tembakau.
5.Penggunaan gliserol dalam kosmetik dapat membantu melembabkan kulit dan membuatnya lebih sehat.

📚 Artikel terkait kata "gliserol"

Mengenal Kata 'gliserol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gliserol" - Bahan Alami yang Berguna

Gliserol adalah kata yang mungkin tidak asing untuk banyak orang. Namun, bagaimana jika Anda belum pernah mendengarnya sebelumnya? Gliserol adalah cairan kental tidak berwarna dan tidak berbau, rasanya manis, yang dapat bercampur dengan air dan alkohol. Dalam dunia industri, gliserol diperoleh dari lemak hewani atau nabati, atau bahkan dari proses fermentasi glukosa. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang gliserol.

Gliserol: Sejarah dan Konteks

Gliserol memiliki sejarah yang panjang dan memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Gliserol pertama kali ditemukan pada abad ke-16 oleh alkimis Belanda, Jan Baptist van Helmont. Ia menemukan bahwa gliserol dapat dihasilkan dari lemak hewani melalui proses pemecahan. Sejak itu, gliserol telah menjadi bahan yang sangat berguna dalam berbagai industri, termasuk industri kosmetik, pengawet obat-obatan, dan pelembap buah-buahan atau tembakau.

Penggunaan Gliserol dalam Kehidupan Sehari-Hari

Gliserol memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa contoh penggunaan gliserol dalam kalimat yang alami: - Gliserol digunakan sebagai bahan kosmetik untuk membuat produk perawatan kulit yang lebih efektif. - Gliserol dapat digunakan sebagai pengawet obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. - Gliserol juga digunakan sebagai pelembap buah-buahan atau tembakau untuk menjaga kelembaban dan rasa.

Relevansi Gliserol dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, gliserol memiliki relevansi yang cukup besar. Banyak produk kosmetik dan obat-obatan yang menggunakan gliserol sebagai bahan utama. Selain itu, gliserol juga digunakan dalam industri pertanian untuk membuat pelembap buah-buahan dan tembakau. Dengan demikian, gliserol menjadi salah satu bahan alami yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.