Arti Kata "gurat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gurat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gurat

gu·rat n gores (garis, coret) yg dalam;
-- batu ki tetap; tidak berubah sedikit jua; teguh memegang pendapat dsb;
meng·gu·rat 1 v menggores (menggaris, mencoret) dalam-dalam; 2 a ki sangat membekas: semangat mencipta yg ~ dr sastrawan-sastrawan pd zaman kemerdekaan perlu dipertahankan;
ter·gu·rat v tergores;
gu·rat·an n hasil menggurat: boneka kayu ini adalah ~ tanganku sendiri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gurat"

📝 Contoh Penggunaan kata "gurat" dalam Kalimat

1.Batu cincin itu memiliki gurat yang sangat jelas, menunjukkan bahwa batu itu asli dan tidak palsu.
2.Pengajar mengajarkan cara menggurat tulang kayu menjadi patung yang indah.
3.gurat yang muncul di wajahnya menunjukkan bahwa dia sangat marah setelah mendengar berita itu.
4.Buku itu memiliki gurat tangan sastrawan yang sangat khas, membuatnya sangat langka di pasar.
5.Pada masa lalu, gurat semangat perjuangan para pahlawan masih terasa sangat kuat di setiap komunitas.

📚 Artikel terkait kata "gurat"

Mengenal Kata 'gurat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gurat" dalam Bahasa Indonesia

Kata "gurat" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, gurat merujuk pada garis atau coretan yang dalam pada suatu permukaan. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan semangat dan tekad yang kuat dalam mencipta dan menghadapi tantangan. Pada zaman kemerdekaan, banyak sastrawan yang memiliki **gurat** yang kuat dalam mencipta dan menulis tentang perjuangan bangsa. Dalam kehidupan sehari-hari, kata gurat juga digunakan dalam konteks yang berbeda. Misalnya, "dia menggaris-garis **gurat** yang dalam pada kertas" atau "semangat mencipta yang **gurat** dari sastrawan-sastrawan pada zaman kemerdekaan perlu dipertahankan". Dalam contoh ini, kata gurat digunakan untuk menggambarkan kemampuan mencipta dan menulis dengan **teguh**. Contoh lain, "boneka kayu ini adalah **hasil menggurat** tanganku sendiri" menunjukkan bahwa kata gurat juga dapat digunakan untuk menggambarkan hasil dari proses mencipta atau menggaris-garis. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat **guarat** yang **membekas** dalam karya seni atau tulisan-tulisan yang memiliki **semangat mencipta** yang kuat. Dalam budaya Indonesia modern, kata gurat masih memiliki relevansi yang kuat. Banyak seniman dan penulis yang terus mengembangkan **gurat** mereka dalam mencipta dan menulis. Mereka menggunakan kata gurat sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan meninggalkan jejak yang **teguh** dalam sejarah. Dengan demikian, kata gurat tetap menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia dan budaya kita.