Arti Kata "habis perkara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "habis perkara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

habis perkara

Peribahasa tidak ada gunanya dibicarakan lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "habis perkara"

📝 Contoh Penggunaan kata "habis perkara" dalam Kalimat

1.Pengadilan telah selesai mengadili kasus ini dan habis perkara.
2.Saya tidak mau membicarakan topik itu lagi, habis perkara dan tidak ada gunanya.
3.Dalam sebuah novel, penulis menggambarkan hubungan yang telah habis perkara dan tidak dapat diperbaiki lagi.
4.Mahasiswa harus memahami bahwa materi yang telah dipelajari habis perkara dan tidak dapat diulang lagi.
5.Setelah menyelesaikan sengketa itu, hubungan antara kita dan keluarga teman habis perkara dan tidak dapat dipulihkan lagi.

📚 Artikel terkait kata "habis perkara"

Mengenal Kata 'habis perkara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "habis perkara" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "habis perkara" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk mengungkapkan bahwa suatu masalah atau perdebatan sudah tidak perlu dibicarakan lagi. Dalam konteks ini, "habis perkara" memiliki makna yang sama dengan "tidak ada gunanya dibicarakan lagi". Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan merupakan bagian dari bahasa Indonesia yang sudah lama digunakan.

Arti dan Makna

Dalam kehidupan sehari-hari, "habis perkara" sering digunakan untuk mengakhiri suatu percakapan yang tidak lagi relevan atau tidak ada gunanya dibicarakan lagi. Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks hukum, seperti ketika suatu kasus sudah selesai dan tidak perlu dibicarakan lagi. Dengan demikian, "habis perkara" menjadi kata yang sangat berguna dalam komunikasi sehari-hari.

Contoh Penggunaan

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "habis perkara" dalam kalimat yang alami: - "Saya rasa sudah habis perkara, kita tidak perlu membahas lagi soal ini." - "Kasusnya sudah selesai, tidak ada gunanya membicarakan lagi tentang hal itu." - "Saya pikir sudah habis perkara, kita bisa lanjut ke topik lain."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, "habis perkara" sangat relevan dalam berbagai konteks. Dalam komunikasi, kata ini dapat digunakan untuk mengakhiri suatu percakapan yang tidak lagi relevan atau tidak ada gunanya dibicarakan lagi. Dalam konteks hukum, kata ini dapat digunakan untuk mengakhiri suatu kasus yang sudah selesai. Dengan demikian, "habis perkara" menjadi kata yang sangat berguna dalam berbagai konteks.