Arti Kata "kulit mentah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kulit mentah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kulit mentah

kulit yang diawetkan dengan cara penggaraman dan penjemuran, bulunya masih melekat dan belum dimasak; kulit yang belum disamak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kulit mentah"

📝 Contoh Penggunaan kata "kulit mentah" dalam Kalimat

1.kulit mentah adalah produk sampingan dari pemrosesan daging sapi yang dapat digunakan sebagai bahan pengganti kulit sapi.
2.Pengawasan makanan di rumah sakit harus memastikan bahwa kulit mentah tidak digunakan sebagai bahan makanan.
3.Dalam kesenian Afrika, kulit mentah digunakan sebagai alat musik yang dapat menghasilkan suara keras.
4.kulit mentah yang diberi rempah-rempah dapat menjadi camilan yang lezat dan bergizi.
5.Pada masa lalu, kulit mentah digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas dan dompet.

📚 Artikel terkait kata "kulit mentah"

Mengenal Kata 'kulit mentah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kulit Mentah" dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata ""kulit mentah"" memiliki makna yang khas dan spesifik. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kulit yang masih dalam keadaan asli, belum diproses atau dimasak. Dalam konteks sejarah, kata ini terkait dengan cara pengolahan kulit hewan, seperti penggaraman dan penjemuran, untuk mengawetkannya. Pada saat itu, kulit mentah dianggap sebagai bahan baku yang sangat berharga, karena dapat digunakan sebagai sumber kulit yang berkualitas. Kulit mentah sering digunakan dalam konteks kuliner, terutama dalam pembuatan makanan yang memerlukan kulit hewan. Misalnya, dalam resep sate, kulit mentah digunakan untuk membungkus daging yang kemudian dibakar. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks lain, seperti dalam industri tekstil, dimana kulit mentah digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas, sepatu, dan produk lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kulit mentah memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks kesehatan dan kebersihan. Kulit mentah sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk kecantikan, seperti sabun dan krim, karena sifat alaminya yang dapat membersihkan dan melembabkan kulit. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam tradisi pengolahan kulit hewan untuk membuat kerajinan tangan.