Arti Kata "hegelianisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hegelianisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hegelianisme

he·ge·li·a·nis·me /hégelianisme/ n aliran pemikiran dl filsafat yg berakar pd falsafah G. Hegel, khususnya yg menyangkut metode dialektika

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hegelianisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "hegelianisme" dalam Kalimat

1.Dialektika hegelianisme sangat berpengaruh dalam perkembangan teori sosial.
2.Filsafat hegelianisme menekankan pentingnya konflik dalam proses sejarah manusia.
3.Metode dialektika hegelianisme sering digunakan dalam analisis sastra untuk memahami konflik dalam karya sastra.
4.Pemikiran hegelianisme telah mempengaruhi banyak ilmuwan dan filsuf modern.
5.Dalam pendidikan, konsep dialektika hegelianisme digunakan untuk memahami proses belajar dan tumbuh kembang anak.

📚 Artikel terkait kata "hegelianisme"

Mengenal Kata 'hegelianisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hegelianisme" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Hegelianisme adalah istilah yang merujuk pada aliran pemikiran filsafat yang berakar pada falsafah G.W.F. Hegel. Falsafah Hegel sendiri merupakan salah satu aliran pemikiran yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat Barat. Dalam konteks historis, Hegelianisme lahir sebagai reaksi terhadap kekacauan dan perubahan sosial yang terjadi di Eropa pada abad ke-19. Pemikiran Hegel tentang dialektika dan perubahan sejarah menjadi inspirasi bagi banyak filsuf dan ilmuwan.

Contoh Penggunaan Hegelianisme dalam Kalimat

Hegelianisme sering digunakan untuk menggambarkan cara berpikir dan memahami dunia yang kompleks. Dalam konteks ini, contoh penggunaan kata hegelianisme dalam kalimat yang alami adalah: "Filsuf modern sering menggunakan metode hegelianisme untuk memahami perubahan sosial dan politik kontemporer." Selain itu, "Penggunaan hegelianisme dalam ilmu sosial membantu kita memahami bagaimana perubahan sosial terjadi melalui proses dialektika." Contoh lainnya adalah: "Dalam filsafat modern, hegelianisme digunakan untuk menggambarkan cara berpikir yang holistik dan sistematis."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Hegelianisme masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, kita dapat melihat bagaimana pemikiran Hegel tentang perubahan sejarah dan dialektika dapat membantu kita memahami perubahan sosial dan politik kontemporer. Dengan menggunakan metode hegelianisme, kita dapat memahami bagaimana perubahan sosial terjadi melalui proses dialektika dan bagaimana kita dapat berkontribusi dalam proses tersebut. Oleh karena itu, hegelianisme masih merupakan inspirasi yang berharga bagi banyak orang yang ingin memahami dan mempengaruhi perubahan sosial dan politik.