Arti Kata "hidup di ujung gurung orang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hidup di ujung gurung orang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hidup di ujung gurung orang

Peribahasa orang yang hidup melarat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hidup di ujung gurung orang"

📝 Contoh Penggunaan kata "hidup di ujung gurung orang" dalam Kalimat

1.Dia hidup di ujung gurun orang, tidak pernah punya tempat tinggal yang stabil.
2.Saya melihat dia di jalan, hidup di ujung gurun orang, tidak memiliki tempat untuk kembali.
3.Pada suatu ketika, saya bertemu dengan seorang laki-laki yang hidup di ujung gurun orang, tapi ia memiliki impian besar.
4.Ketika aku melihat kehidupan seorang budak, aku tahu bahwa itu adalah contoh hidup di ujung gurun orang yang sangat keras.
5.Dalam novel tersebut, protagonis hidup di ujung gurun orang, mencari kebenaran dan keadilan.

📚 Artikel terkait kata "hidup di ujung gurung orang"

Mengenal Kata 'hidup di ujung gurung orang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hidup di Ujung Gurun Orang" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

"Hidup di ujung gurun orang" adalah peribahasa yang menggambarkan orang yang hidup melarat, seringkali dalam keadaan miskin dan tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kata ini memiliki latar belakang historis yang terkait dengan kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, di mana orang seringkali hidup dalam kondisi yang sulit dan terisolasi dari sumber daya yang lebih luas.

Contoh Penggunaan Kata "Hidup di Ujung Gurun Orang"

Penggunaan kata "hidup di ujung gurun orang" dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Dia telah lama hidup di ujung gurun orang, tetapi masih memiliki semangat untuk maju." Atau, "Kondisi ekonomi negara saat ini sangat sulit, sehingga banyak orang yang hidup di ujung gurun orang." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "hidup di ujung gurun orang" digunakan untuk menggambarkan kondisi hidup orang yang sulit dan tidak memiliki sumber daya yang cukup.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "hidup di ujung gurun orang" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia, di mana masih banyak orang yang hidup dalam kondisi miskin dan tidak memiliki akses ke sumber daya yang cukup. Dalam konteks ini, kata "hidup di ujung gurun orang" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk orang yang hidup dalam kondisi sulit untuk terus maju dan tidak menyerah. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan sebagai peringatan kepada kita semua untuk tidak lupa dengan orang-orang yang masih hidup dalam kondisi miskin dan perlu bantuan.