Arti Kata "hipersensitif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipersensitif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipersensitif

hi·per·sen·si·tif /hipersénsitif/ a 1 terlalu halus perasaan; sangat peka; 2 Bio bersifat (inang) menunjukkan reaksi yg drastis thd serangan patogen sehingga jaringan yg terinfeksi mendadak mati dan infeksi itu tidak menjalar lebih lanjut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipersensitif"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipersensitif" dalam Kalimat

1.Dia terlalu hipersensitif terhadap kritik dari orang lain.
2.Karena hipersensitif, dia sulit menanggapi komentar yang negatif dari temannya.
3.Banyak anak yang hipersensitif terhadap warna tertentu, sehingga sulit untuk menghadapi lingkungan yang berwarna.
4.Peneliti menemukan bahwa tanaman tertentu sangat hipersensitif terhadap perubahan suhu.
5.Dia harus belajar bagaimana mengelola kehipersensitifannya agar tidak mempengaruhi hubungannya dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "hipersensitif"

Mengenal Kata 'hipersensitif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipersensitif" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hipersensitif" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini memiliki makna sebagai seseorang yang memiliki perasaan yang sangat peka atau terlalu halus. Konsep ini telah ada sejak lama dalam psikologi, terutama dalam teori kepribadian.

Asal Usul dan Makna

Asal usul kata "hipersensitif" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "hyper" yang berarti "lebih" dan "sensitive" yang berarti "peka". Dalam psikologi, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk merasakan hal-hal yang sangat halus atau kecil. Dalam konteks ini, seseorang yang hipersensitif cenderung lebih peka terhadap emosi dan lingkungan sekitarnya.

Contoh Penggunaan Kata Hipersensitif

Di dalam kalimat, kata "hipersensitif" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat yang spesifik. Contoh penggunaan kata ini adalah: - "Dia sangat hipersensitif terhadap suara keras, jadi dia selalu menggunakan earplug saat berada di tempat yang ramai." - "Ibu-ibu yang hipersensitif terhadap aroma makanan dapat mudah terangsang untuk memasak." - "Saya sangat hipersensitif terhadap kritik, jadi saya coba untuk menghindari diskusi yang melibatkan kritik."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "hipersensitif" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, seseorang yang hipersensitif cenderung lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya dan dapat lebih mudah terangsang untuk melakukan tindakan yang positif. Mereka cenderung lebih peka terhadap kebutuhan orang lain dan dapat menjadi orang yang sangat baik dalam membantu orang lain. Dalam kesimpulan, kata "hipersensitif" memiliki makna yang sangat luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami kata ini, kita dapat lebih baik dalam mengerti sifat dan perilaku seseorang yang hipersensitif.