Arti Kata "hipokondria" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipokondria" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipokondria

hi·po·kon·dria n Psi ketakutan yg sangat berlebih-lebihan dan terus-menerus thd gangguan kesehatan tubuh oleh rangsangan penyakit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipokondria"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipokondria" dalam Kalimat

1.Dia memiliki gangguan mental yang disebut hipokondria, sehingga selalu merasa sakit.
2.Orang-orang sering kali mengalami gejala hipokondria karena kurangnya informasi tentang kesehatan.
3.Dia memiliki sifat hipokondria yang sangat kuat dan sering kali merasa tidak nyaman.
4.Dalam beberapa tahun terakhir, hipokondria telah menjadi masalah yang semakin serius di kalangan masyarakat.
5.Di beberapa negara, hipokondria telah menjadi perhatian khusus dalam bidang kesehatan mental dan jiwa.

📚 Artikel terkait kata "hipokondria"

Mengenal Kata 'hipokondria' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipokondria" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hipokondria" seringkali dihubungkan dengan istilah "psikologis" dan "ketakutan". Dalam konteks sejarah, istilah ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan kondisi dimana seseorang memiliki ketakutan yang berlebihan dan terus-menerus terhadap gangguan kesehatan tubuh. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, di mana "hypo" berarti "di bawah" dan "kondos" berarti "pembalut". Konsep ini kemudian berkembang menjadi penyakit ketakutan yang tidak berdasar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh-contoh penggunaan kata "hipokondria". Contohnya, ketika seseorang terus-menerus memeriksa kondisi kesehatannya dan merasa bahwa mereka memiliki penyakit yang tidak ada, atau ketika mereka menjadi sangat khawatir atas gejala-gejala yang tidak signifikan. Dalam kalimat, contoh penggunaan kata "hipokondria" dapat berupa: "Dia menderita hipokondria yang parah dan seringkali memeriksa kondisi kesehatannya sendiri." atau "Dia memiliki kecenderungan hipokondria yang kuat dan seringkali meminta saran dari dokter." Kata "hipokondria" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dengan kemajuan teknologi dan akses informasi yang mudah, banyak orang yang memanfaatkan informasi tentang penyakit dan kesehatan secara berlebihan. Mereka seringkali menjadi sangat khawatir atas gejala-gejala yang tidak signifikan dan memeriksa kondisi kesehatannya sendiri secara berlebihan. Dalam konteks ini, kata "hipokondria" dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi ini.