Arti Kata "hipokotil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipokotil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipokotil

hi·po·ko·til n Bot bagian bakal batang pd kecambah di bawah kotiledon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipokotil"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipokotil" dalam Kalimat

1.Di dalam kecambah tumbuhan, hipokotil adalah bagian yang paling cepat tumbuh dan berkembang.
2.Dalam botani, hipokotil adalah bagian utama yang menopang kecambah tumbuhan dan membantu dalam proses perkecambahan.
3.Pada tumbuhan muda, hipokotil berfungsi sebagai penopang dan membantu kecambah tumbuhan untuk tumbuh secara vertikal.
4.Dalam proses fotosintesis, hipokotil tumbuhan muda tidak memiliki kloroplas, sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis.
5.hipokotil adalah bagian yang kaya akan protein dan memiliki peran penting dalam proses perkecambahan dan pertumbuhan tumbuhan.

📚 Artikel terkait kata "hipokotil"

Mengenal Kata 'hipokotil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipokotil" - Struktur Dasar Tumbuhan

Kata hipokotil sering kali tidakamiliar bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang biologi. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dalam bidang botani. Hipokotil sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu "hypo" yang berarti "di bawah" dan "kotyle" yang berarti "tempurung". Dalam konteks ini, hipokotil merujuk pada bagian bakal batang yang terletak di bawah kotiledon, yaitu bagian daun yang pertama kali muncul pada kecambah tanaman. Dalam proses pertumbuhan tanaman, hipokotil berperan sangat penting dalam membentuk struktur dasar tumbuhan. Bagian ini akan berkembang menjadi batang yang kukuh dan kuat, yang kemudian dapat mendukung berbagai bagian tanaman lainnya. Oleh karena itu, hipokotil dapat dikatakan sebagai fondasi dari struktur dasar tumbuhan. Dalam bidang botani, hipokotil sering kali digunakan sebagai salah satu indikator pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Contoh penggunaan kata hipokotil dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Bibit tanaman yang baru muncul memiliki hipokotil yang masih tipis dan lemah"; "Proses pembentukan hipokotil sangat penting dalam membentuk struktur dasar tumbuhan"; "Dalam bidang botani, hipokotil digunakan sebagai salah satu indikator pertumbuhan dan perkembangan tanaman". Dalam kehidupan sehari-hari, hipokotil mungkin tidak terlalu relevan, tetapi dalam bidang botani dan penelitian, kata ini sangat penting. Dalam budaya Indonesia modern, hipokotil mungkin tidak terlalu populer, tetapi pengetahuan tentang kata ini dapat membantu kita memahami lebih baik tentang struktur dasar tumbuhan dan proses pertumbuhan tanaman.