Arti Kata "hipoplasia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipoplasia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipoplasia

hi·po·pla·sia n Dok keadaan suatu organ (tubuh) yg ukurannya lebih kecil dp biasanya krn perkembangan yg tidak sempurna

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipoplasia"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipoplasia" dalam Kalimat

1.Pada pasien tersebut, terdeteksi adanya hipoplasia otak yang signifikan.
2.Dokter mengatakan bahwa bayi memiliki hipoplasia ginjal yang mempengaruhi kemampuan buang air kecilnya.
3.Penelitian menunjukkan bahwa hipoplasia otot dapat menyebabkan gangguan keseimbangan pada individu.
4.Pada kasus ini, pasien mengalami hipoplasia tulang belakang yang menyebabkan punggungnya tertekuk.
5.Karena hipoplasia paru-paru, pasien harus menggunakan oksigen terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya.

📚 Artikel terkait kata "hipoplasia"

Mengenal Kata 'hipoplasia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipoplasia" - Pengertian dan Contoh

Dalam dunia kedokteran dan biologi, hipoplasia merupakan kata yang penting untuk diketahui. Hipoplasia (dari kata Yunani, hipos yang berarti "kecil" dan plasis yang berarti "bentuk") mengacu pada kondisi suatu organ atau tubuh yang ukurannya lebih kecil dari biasanya karena perkembangan yang tidak sempurna. Istilah ini sering digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan kondisi yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Hipoplasia tidak hanya terjadi pada kondisi medis, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan kesalahan dalam proses perkembangan. Contohnya, hipoplasia otak dapat menyebabkan gangguan perkembangan motorik dan kognitif pada anak-anak. Sementara itu, hipoplasia ginjal dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal pada orang dewasa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami hipoplasia dan cara mencegahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, hipoplasia dapat memiliki dampak signifikan pada kualitas hidup seseorang. Contohnya, hipoplasia otak dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan berinteraksi dengan orang lain. Sementara itu, hipoplasia ginjal dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami hipoplasia dan cara mencegahnya untuk meningkatkan kualitas hidup.