Arti Kata "hukum resam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hukum resam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hukum resam

hukum adat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hukum resam"

📝 Contoh Penggunaan kata "hukum resam" dalam Kalimat

1.Di desa kami, hukum resam masih sangat berlaku dan dihormati oleh masyarakat.
2.hukum resam yang berlaku di suku pedalaman merupakan warisan budaya yang sangat penting.
3.Sebagai seorang etnografer, saya berusaha memahami hukum resam yang berlaku di suku adat.
4.hukum resam yang mengatur hubungan antar keluarga masih sangat relevan dalam masyarakat tradisional.
5.Pengakuan dan penghormatan terhadap hukum resam dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya adat.

📚 Artikel terkait kata "hukum resam"

Mengenal Kata 'hukum resam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hukum Resam" dalam Hukum Adat Indonesia

Apakah Hukum Resam?

Hukum resam, juga dikenal sebagai hukum adat, merupakan salah satu sumber hukum utama di Indonesia. Istilah "hukum resam" berasal dari bahasa Belanda, "recht van reeel", yang berarti "hukum yang berlaku". Hukum resam adalah sistem hukum yang mengatur perilaku dan hubungan antara masyarakat, biasanya berdasarkan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat. Hukum resam telah ada sejak lama dan masih berlaku di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di pedalaman dan daerah pedesaan.

Contoh Penggunaan Hukum Resam dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hukum resam masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam hal pentingnya memahami dan menghormati adat istiadat setempat. Berikut beberapa contoh penggunaan hukum resam dalam kalimat yang alami: * Masyarakat di pedesaan masih menghormati hukum resam dalam hal pernikahan, di mana pasangan suami-istri harus melakukan ritual adat tertentu sebelum menikah. * Pada saat musim panen, masyarakat masih mengikuti hukum resam dalam hal pembagian hasil panen, di mana hasil panen dibagi secara adil dan setara antara petani-petani. * Dalam hal perbedaan keyakinan agama, masyarakat masih menghormati hukum resam dalam hal toleransi dan kebebasan beragama.

Hukum Resam dalam Kehidupan Modern Indonesia

Meskipun hukum positif telah menjadi sumber hukum utama di Indonesia, hukum resam masih memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Hukum resam memberikan kesadaran akan pentingnya menghormati dan memahami adat istiadat setempat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dan kerja sama dalam masyarakat. Oleh karena itu, hukum resam tetap relevan dan berperan penting dalam kehidupan modern Indonesia.