Arti Kata "perpetuasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perpetuasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perpetuasi

per·pe·tu·a·si n kekekalan; keabadian: para manipulator, koruptor, serta bajingan yg menindas bangsa kita selama 30 tahun itu tegak di atas -- pertentangan agama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perpetuasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "perpetuasi" dalam Kalimat

1.Ketika berbicara tentang sejarah bangsa, kita harus menghormati keabadian perjuangan para pahlawan kita.
2.Dalam konteks keagamaan, kekekalan Al-Qur'an merupakan contoh yang paling tepat tentang perpetuasi.
3.Dalam sejarah, kekuasaan seseorang dapat memperoleh kekuatan perpetuasi dengan cara menindas lawan-lawannya.
4.Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kekekalan hukum fisika merupakan contoh yang paling baik tentang perpetuasi.
5.Sangatlah penting bagi kita untuk menghormati keabadian warisan budaya kita sebagai perpetuasi identitas nasional.

📚 Artikel terkait kata "perpetuasi"

Mengenal Kata 'perpetuasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perpetuasi" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata "perpetuasi" memiliki makna yang sangat dalam dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata ini berarti "kekekalan; keabadian". Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan para individu atau kelompok yang telah menindas bangsa dan negara selama beberapa dekade. Mereka adalah para manipulator, koruptor, dan bajingan yang telah memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

Penggunaan Kata Perpetuasi dalam Kalimat

Kata "perpetuasi" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kekuasaan yang telah berlangsung selama masa lalu. Misalnya, "Para pemimpin yang melakukan perpetuasi kekuasaan selama 30 tahun itu akhirnya digantikan oleh generasi baru". Atau, "Perpetuasi korupsi dalam pemerintahan telah membuat negara kita terjatuh ke dalam kemiskinan". Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang telah berlangsung selama berabad-abad, seperti "Perpetuasi monarki di Eropa telah berakhir setelah Revolusi Prancis".

Relevansi Kata Perpetuasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "perpetuasi" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Misalnya, "Perpetuasi kekuasaan oleh keluarga tertentu telah membuat mereka menjadi keluarga yang kaya dan berkuasa". Atau, "Perpetuasi korupsi dalam pemerintahan telah membuat negara kita terjatuh ke dalam kemiskinan". Dengan memahami kata "perpetuasi", kita dapat lebih baik dalam menggambarkan kekuasaan yang telah berlangsung selama masa lalu dan dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam kehidupan sehari-hari.