Arti Kata "jabatan fungsional" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jabatan fungsional" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jabatan fungsional

ja.bat.an fungsional jabatan yang ditinjau dari fungsinya dalam satuan organisasi (seperti dokter ahli, dosen, juru ukur)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jabatan fungsional"

📝 Contoh Penggunaan kata "jabatan fungsional" dalam Kalimat

1.Dokter ahli menjadi jabatan fungsional yang sangat penting di rumah sakit.
2.Saya ingin menjadi guru bahasa Inggris sebagai jabatan fungsional di sekolah.
3.Pengajar di universitas biasanya menempati jabatan fungsional yang kompleks.
4.Pengalaman sebagai jabatan fungsional pengajar membuatnya menjadi ahli dalam bidangnya.
5.Pemilihan jabatan fungsional dokter ahli harus melalui proses seleksi yang ketat.

📚 Artikel terkait kata "jabatan fungsional"

Mengenal Kata 'jabatan fungsional' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jabatan Fungsional" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jabatan fungsional" sering kita dengar dalam konteks pekerjaan dan organisasi. Namun, apa itu sebenarnya? Dalam Bahasa Indonesia, "jabatan fungsional" memiliki makna yang spesifik, yaitu jabatan yang ditinjau dari fungsinya dalam satuan organisasi. Contohnya, dokter ahli, dosen, dan juru ukur adalah contoh jabatan fungsional. Penggunaan kata "jabatan fungsional" telah ada sejak lama, dan pada awalnya terkait dengan organisasi pemerintah dan swasta. Dalam konteks ini, jabatan fungsional diisi oleh orang yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk menjalankan tugas-tugas tertentu. Mereka memiliki peran yang strategis dalam membantu organisasi mencapai tujuannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi orang-orang yang menempati jabatan fungsional. Misalnya, seorang dokter ahli di rumah sakit memiliki jabatan fungsional sebagai ahli medis yang mampu menjalankan operasi dan memberikan diagnosis. Sementara itu, seorang dosen di universitas memiliki jabatan fungsional sebagai pendidik yang mampu mengajar dan memberikan pengetahuan kepada siswa. Dalam budaya Indonesia modern, jabatan fungsional memiliki peran yang sangat penting. Mereka membantu membangun dan meningkatkan kualitas suatu organisasi, serta memberikan kontribusi pada kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai jabatan fungsional dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat menanamkan nilai-nilai yang positif dan mengembangkan budaya yang lebih baik.