Arti Kata "jabatan rangkap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jabatan rangkap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jabatan rangkap

ja.bat.an rangkap dua atau lebih jabatan yang dipegang oleh seseorang dalam pemerintahan atau organisasi, seperti sekretaris jenderal, kepala biro

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jabatan rangkap"

📝 Contoh Penggunaan kata "jabatan rangkap" dalam Kalimat

1.Dalam organisasinya, dia memegang jabatan rangkap sebagai kepala biro dan sekretaris jenderal.
2.Dia menolak menjabat sebagai kepala departemen karena khawatir akan terjadi konflik dalam jabatan rangkap yang baru.
3.Dalam sistem pemerintahannya, kepala negara memegang jabatan rangkap sebagai kepala pemerintahan dan kepala legislatif.
4.Dia memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan rangkap karena merasa tidak mampu menyelesaikan tanggung jawabnya.
5.Pada masa lalunya, presiden Republik Indonesia pertama memegang jabatan rangkap sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

📚 Artikel terkait kata "jabatan rangkap"

Mengenal Kata 'jabatan rangkap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jabatan rangkap" - Pengertian dan Contoh

Pada pemerintahan dan organisasi, seringkali kita mendengar istilah **jabatan rangkap**. Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu **jabatan rangkap**? **Jabatan rangkap** adalah dua atau lebih jabatan yang dipegang oleh seseorang, seperti sekretaris jenderal dan kepala biro. Konsep ini sudah ada sejak lama dan merupakan bagian penting dalam struktur keorganisasian. Pada zaman kolonial, **jabatan rangkap** seringkali dipegang oleh pejabat yang berpengaruh. Mereka dapat memegang lebih dari satu jabatan untuk memaksimalkan pengaruh dan kontrol. Dalam pemerintahan modern, **jabatan rangkap** masih ada, tetapi dengan ketentuan yang jelas. Untuk memegang **jabatan rangkap**, seseorang harus memiliki kemampuan dan keahlian yang cukup untuk mengelola lebih dari satu jabatan. Contoh penggunaan kata **jabatan rangkap** dalam kalimat yang alami adalah: * Wakil Gubernur juga menjabat sebagai Ketua DPRD. * Sekretaris Menteri juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Nasional. * Kepala Biro juga menjabat sebagai Sekretaris Kabinet. Dalam kehidupan sehari-hari, **jabatan rangkap** dapat mempengaruhi hasil kerja sama dan koordinasi antar departemen atau lembaga. Oleh karena itu, pengelolaan **jabatan rangkap** harus dilakukan dengan hati-hati dan bijak untuk memastikan bahwa hasil kerja sama dan koordinasi tetap lancar. Dalam budaya Indonesia modern, **jabatan rangkap** masih menjadi topik perdebatan. Beberapa orang berpendapat bahwa **jabatan rangkap** dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sementara lainnya berpendapat bahwa **jabatan rangkap** dapat menyebabkan konflik kepentingan dan kelemahan dalam pengambilan keputusan.