Arti Kata "jadah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jadah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jadah

ja·dah lihat haram jadah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jadah"

📝 Contoh Penggunaan kata "jadah" dalam Kalimat

1.Di kantor, ada peraturan yang jelas tentang jadah, yaitu jam kerja yang tepat.
2.Dalam syariat Islam, jadah berarti melihat hal-hal yang diharamkan oleh Allah.
3.Pada hari itu, guru memberi tugas kepada siswa untuk menulis tentang jadah, yaitu perilaku yang tidak pantas.
4.Di tengah kota, banyak pedagang yang menjual jadah, yaitu barang-barang yang tidak sesuai dengan norma masyarakat.
5.Pada acara pernikahan, tamu dihimbau untuk tidak membawa jadah, yaitu hadiah yang tidak diinginkan.

📚 Artikel terkait kata "jadah"

Mengenal Kata 'jadah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jadah" - Menghargai Kebijakan yang Kuat

Kata "jadah" seringkali digunakan dalam konteks kebijakan atau hukum, tetapi sebenarnya makna umumnya lebih luas lagi. Dalam bahasa Indonesia, kata "jadah" memiliki arti "melihat atau melakukan sesuatu dengan tidak baik, tidak patut, atau tidak sesuai dengan norma". Konteks historisnya pun menunjukkan bahwa kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau kebijakan yang dianggap tidak baik atau tidak pantas.

Penggunaan Kata "jadah" dalam Kalimat

Kata "jadah" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perilaku atau kebijakan yang tidak baik. Contohnya, "Pemimpin yang jadah memutuskan untuk meninggalkan proyek yang sudah berjalan demi kepentingan pribadinya." Atau, "Kebijakan jadah yang diambil oleh pemerintah membuat masyarakat kecewa." Dalam kedua contoh ini, kata "jadah" digunakan untuk menggambarkan perilaku atau kebijakan yang dianggap tidak baik atau tidak pantas.

Relevansi Kata "jadah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jadah" memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebijakan atau hukum. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau kebijakan yang dianggap tidak baik atau tidak pantas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "jadah" agar dapat membuat keputusan atau tindakan yang tepat dan sesuai dengan norma. Dengan demikian, kita dapat menghindari perilaku atau kebijakan yang jadah dan mengambil keputusan yang lebih baik untuk diri sendiri dan masyarakat.