Arti Kata "jalan yang lurus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jalan yang lurus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jalan yang lurus

Kiasan cara yang jujur (benar, menurut peraturan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jalan yang lurus"

📝 Contoh Penggunaan kata "jalan yang lurus" dalam Kalimat

1.Sebagai pegawai negeri, dia harus melalui jalan yang lurus dalam menyelesaikan tugasnya.
2.Dia memilih jalan yang lurus dalam bisnis, sehingga bisnisnya sukses secara cepat.
3.Dalam hidup, tidak ada jalan yang lurus tanpa ada halangan, tapi kita harus tetap jalan.
4.Pemerintah harus menjalankan kebijakan yang jalan yang lurus, tidak terbiasa dengan korupsi.
5.Sebagai murid, dia harus belajar menempuh jalan yang lurus dan berdedikasi untuk mencapai cita-cita.

📚 Artikel terkait kata "jalan yang lurus"

Mengenal Kata 'jalan yang lurus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jalan yang Lurus" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jalan yang lurus" adalah salah satu kiasan yang paling populer dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "jalan yang lurus" diartikan sebagai cara yang jujur (benar, menurut peraturan). Konsep ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata "lurus" digunakan sebagai kiasan untuk menggambarkan perilaku yang adil dan tidak berbelit-belit. Dalam konteks sejarah, "jalan yang lurus" sering digunakan untuk menggambarkan cara berpikir dan bertindak yang jujur dan adil. Pada masa kolonial, pemerintah Belanda menggunakan kata ini untuk menggambarkan sistem hukum yang adil dan tidak diskriminatif. Namun, dalam konteks sosial, "jalan yang lurus" dapat juga digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak berbohong dan tidak menipu. Contoh penggunaan kata "jalan yang lurus" dalam kalimat yang alami adalah: - "Dia selalu mengambil jalan yang lurus dan tidak berbohong dalam bisnisnya." - "Pemerintah harus selalu mengambil jalan yang lurus dan tidak korup." - "Dia sangat menghargai kesadaran akan pentingnya mengambil jalan yang lurus dalam kehidupan." Dalam kehidupan sehari-hari, "jalan yang lurus" sangat relevan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghadapi perubahan dan tantangan. Dengan mengambil jalan yang lurus, kita dapat mencapai tujuan yang lebih baik dan lebih adil.