Arti Kata "pragmatisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pragmatisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pragmatisme

prag·ma·tis·me n 1 kepercayaan bahwa kebenaran atau nilai suatu ajaran (paham, doktrin, gagasan, pernyataan, ucapan, dsb), bergantung pd penerapannya bagi kepentingan manusia; 2 paham yg menyatakan bahwa segala sesuatu tidak tetap, melainkan tumbuh dan berubah terus; 3 pandangan yg memberi penjelasan yg berguna tt suatu permasalahan dng melihat sebab akibat berdasarkan kenyataan untuk tujuan praktis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pragmatisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "pragmatisme" dalam Kalimat

1.Pengembangan ekonomi yang berbasis pada pragmatisme telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
2.Dalam pendidikan, metode belajar yang berpragmatisme dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi tantangan nyata.
3.Di bidang politik, kebijakan yang berorientasi pada pragmatisme cenderung lebih efektif dalam mencapai tujuan.
4.Menurut filsuf modern, pragmatisme adalah dasar dari pemikiran yang melihat kebenaran sebagai hasil dari pengalaman.
5.Dalam dunia bisnis, perusahaan yang berpragmatisme dalam menghadapi perubahan pasar biasanya lebih kompetitif dan sukses.

📚 Artikel terkait kata "pragmatisme"

Mengenal Kata 'pragmatisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pragmatisme" - Inspirasi dan Motivasi

Pada dasarnya, pragmatisme adalah kepercayaan bahwa kebenaran atau nilai suatu ajaran bergantung pada penerapannya bagi kepentingan manusia. Konsep ini memiliki latar belakang yang panjang dan telah berkembang pada abad ke-19, terutama melalui pemikiran filsuf Amerika Prancis Charles Sanders Peirce. Dalam konteks sosial, pragmatisme sering dihubungkan dengan kebutuhan untuk menemukan solusi yang efektif dan efisien dalam menghadapi tantangan hidup.

Contoh penggunaan kata pragmatisme dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dalam berbisnis, kita harus menerapkan pragmatisme untuk menemukan strategi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan." "Pemerintah harus menunjukkan pragmatisme dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat." "Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus menerapkan pragmatisme untuk menghadapi tantangan-tantangan yang timbul."

Relevansi kata pragmatisme dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Dalam budaya Indonesia modern, pragmatisme sering digunakan sebagai pedoman untuk mengambil keputusan yang tepat dan efektif. Dengan menerapkan pragmatisme, kita dapat meningkatkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan. Selain itu, pragmatisme juga dapat membantu kita untuk tidak terjebak dalam pemikiran-pemikiran dogmatis dan lebih terbuka untuk mencari solusi yang lebih baik.