Arti Kata "jela" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jela" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jela

je·la /jéla/ v, ber·je·la v berjuntai terayun-ayun; bergantung meliuk-liuk: ekor layang-layang itu ~;
ber·je·la-je·la v berjela;
ter·je·la v 1 terjuntai (tergantung) berayun-ayun atau meliuk-liuk: jerat-jerat di ujung tali gantungan itu sudah berbulan-bulan ~ dl panas dan hujan; 2 terhantar di tanah (msl mayat)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jela"

📝 Contoh Penggunaan kata "jela" dalam Kalimat

1.Warga kota itu sangat berjela terhadap keputusan pemerintah.
2.Setelah beberapa bulan terjuntai, keadaan di pasar mulai berayun-ayun.
3.Saat hujan, jembatan itu terliuk-liuk dan berayun-ayun terjuntai.
4.Pertandingan kuda terayun-ayun menarik perhatian banyak orang yang datang menonton.
5.Ekor layang-layang itu berayun-ayun terjuntai ke atas.

📚 Artikel terkait kata "jela"

Mengenal Kata 'jela' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jela" - Berjuntai dan Terayun-Ayun

Kata "jela" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang menarik, yaitu berjuntai terayun-ayun atau bergantung meliuk-liuk. Makna ini memiliki keterkaitan dengan ekor layang-layang yang tergantung pada tali gantungan. Dalam konteks sejarah, kata "jela" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama dan digunakan dalam berbagai konteks. Penggunaan kata "jela" dapat dilihat dalam beberapa contoh kalimat alami. Misalnya, "Ekor layang-layang itu berjela di bawah sinar matahari" atau "Jerat-jerat di ujung tali gantungan itu sudah berbulan-bulan berjela". Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "jela" digunakan untuk menggambarkan keadaan ekor layang-layang atau jerat-jerat yang tergantung pada tali gantungan. Kata "jela" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jela" digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak terkendali. Misalnya, "Hari ini cuaca sangat berjela, hujan dan panasnya sangat ekstrem". Dalam contoh kalimat tersebut, kata "jela" digunakan untuk menggambarkan keadaan cuaca yang tidak stabil. Dalam keseluruhan, kata "jela" memiliki makna yang menarik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna kata "jela", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai konteks.