Arti Kata "jengkot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jengkot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jengkot

jeng·kot /jéngkot/ a timpang; pincang;
ber·jeng·kot v berjalan timpang (kaki yg sebelah seakan-akan menggantung);
men·jeng·kot v berjengkot

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jengkot"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "jengkot" dalam Kalimat

1.Pakarnya mengamati bahwa anak kecil tersebut berjengkot karena terpeleset.
2.Pada musim hujan, jalan-jalan di kampung menjadi licin dan membuat banyak orang berjengkot.
3.Ia sering berjengkot saat bermain di lapangan karena tidak dapat melihat jejak-jejak kakinya.
4.Dokter menyarankan pasien untuk berjengkot dalam beberapa hari untuk mencegah perdarahan.
5.Bapak itu berjengkot karena terluka saat menangani kerusakan pipa air di rumahnya.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "jengkot"

Mengenal Kata 'jengkot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jengkot" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jengkot" memiliki makna yang sangat menarik dan unik dalam Bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "jengkot" berarti berjalan timpang atau berjengkot. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang kaya, terutama dalam budaya Indonesia. Dahulu, kata "jengkot" digunakan untuk menggambarkan gerakan berjalan yang tidak teratur atau timpang, seperti kaki yang sebelah seakan-akan menggantung.

Penggunaan Kata "jengkot" dalam Kalimat

Kata "jengkot" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan menarik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jengkot" dalam kalimat: - Saat berjalan di jalan setapak, dia harus berjengkot karena kaki kanannya terkilir. - Ia berjalan jengkot-jengkot menuju ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. - Anak kecil itu berjengkot di depan pintu karena terlalu bersemangat untuk masuk ke dalam.

Relevansi Kata "jengkot" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "jengkot" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "jengkot" untuk menggambarkan gerakan berjalan yang tidak teratur atau timpang. Selain itu, kata "jengkot" juga digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang berjalan dengan tidak teratur atau timpang, seperti seseorang yang sedang dalam keadaan sedih atau tidak nyaman.