Arti Kata "jika kasih akan padi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jika kasih akan padi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jika kasih akan padi

Peribahasa jika kasih kepada anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jika kasih akan padi"

📝 Contoh Penggunaan kata "jika kasih akan padi" dalam Kalimat

1.Sebagai orang tua bijaksana, dia harus memahami makna peribahasa "jika kasih akan padi" dalam kehidupan sehari-hari.
2.Dalam budaya kita, peribahasa "jika kasih akan padi" mengingatkan kita untuk tidak mengasihi orang lain selain keluarga sendiri.
3.Pada masa lalu, peribahasa "jika kasih akan padi" digunakan untuk mengajari anak-anak agar tidak terlalu terpengaruh oleh perempuan lain.
4.Sebagai guru, dia mengajarkan peribahasa "jika kasih akan padi" kepada anak didiknya agar mereka memahami nilai-nilai kehidupan yang benar.
5.Dalam konteks kesusastraan, peribahasa "jika kasih akan padi" digunakan sebagai simbol peringatan untuk menghindari perilaku yang tidak pantas.

📚 Artikel terkait kata "jika kasih akan padi"

Mengenal Kata 'jika kasih akan padi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jika kasih akan padi" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "jika kasih kepada anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain" adalah kata bijak tradisional yang mengingatkan kita akan pentingnya menghargai keluarga dan mengawal hubungan yang telah dipilih. Kata "jika kasih akan padi" sering digunakan untuk mengingatkan seseorang agar lebih fokus pada hubungan yang telah ada, bukan lagi mencari perhatian dari orang lain.

Asal Usul dan Makna

Kata "jika kasih akan padi" berasal dari tradisi rakyat Indonesia yang menganggap padi sebagai simbol kehidupan dan keluarga. Dalam konteks ini, padi melambangkan keharmonisan dan kepaduan dalam keluarga. Peribahasa ini mengingatkan kita bahwa mengasihi anak istri dan keluarga adalah hal yang paling penting dalam kehidupan, bukan lagi mencari perhatian dari orang lain.

Penggunaan dalam Kalimat

"Jika kasih kepada anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain," ujar sang ayah dengan tegas. "Jika kasih akan padi, jangan mencari hujan di tempat lain," kata ibu dengan bijak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jika kasih akan padi" sering digunakan untuk mengingatkan kita akan pentingnya menghargai hubungan yang telah ada dan tidak mencari perhatian dari orang lain.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan modern, kata "jika kasih akan padi" masih relevan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghargai hubungan yang telah ada. Dalam era digital, kita seringkali terjebak dalam dunia maya dan lupa akan kehidupan sebenarnya. Peribahasa ini mengingatkan kita bahwa mengasihi anak istri dan keluarga adalah hal yang paling penting dalam kehidupan, bukan lagi mencari perhatian dari orang lain. Dengan demikian, kita dapat memiliki kehidupan yang lebih harmonis dan bahagia.