Arti Kata "justifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "justifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

justifikasi

jus·ti·fi·ka·si n putusan (alasan, pertimbangan) berdasarkan hati nurani: salah satu -- menaikkan gaji pegawai adalah untuk memperbaiki pelayanan jasa publik;
men·jus·ti·fi·ka·si·kan v melakukan justifikasi: tanaman sejenis lumut justru ~ ilustrasi alam yg sesungguhnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "justifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "justifikasi" dalam Kalimat

1.Pengadilan menuntut bukti yang kuat untuk menjalankan proses justifikasi.
2.Perusahaan harus menyediakan justifikasi yang solid untuk menaikkan gaji pegawai.
3.Pada konferensi, profesor menjelaskan pentingnya melakukan justifikasi dalam ilmu pengetahuan sosial.
4.Pembuat keputusan harus memiliki justifikasi yang kuat untuk mengambil langkah-langkah strategis.
5.Dalam buku sastra, pengarang menggunakan analogi alam untuk melakukan justifikasi tentang keadilan sosial.

📚 Artikel terkait kata "justifikasi"

Mengenal Kata 'justifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Justifikasi: Membangun Alasan yang Kuat

Justifikasi adalah sebuah kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, justifikasi merujuk pada putusan atau alasan yang berdasarkan hati nurani. Hal ini sering digunakan dalam konteks administrasi, hukum, dan kebijakan pemerintah. Namun, dalam konteks sehari-hari, justifikasi dapat berarti alasan atau penjelasan yang kuat untuk melakukan sesuatu. Sejarah dan Konteks Justifikasi Justifikasi memiliki sejarah yang panjang dan kompleks dalam perkembangan bahasa Indonesia. Kata ini berasal dari bahasa Latin "justificare", yang berarti "membuat orang lain yakin" atau "membuat sesuatu menjadi benar". Dalam konteks sosial, justifikasi sering digunakan dalam konteks hukum dan keadilan, seperti dalam proses pengadilan atau penyelesaian sengketa. Namun, dalam konteks modern, justifikasi juga digunakan dalam konteks bisnis, politik, dan kebijakan pemerintah. Contoh Penggunaan Justifikasi Berikut beberapa contoh penggunaan kata justifikasi dalam kalimat yang alami: * Pengangkatan seorang pegawai baru dilakukan untuk **mengakukan justifikasi** meningkatkan kinerja departemen. * Pemerintah melakukan **justifikasi** meningkatkan harga BBM untuk meningkatkan pendapatan negara. * Saya melakukan **justifikasi** membeli mobil baru dengan alasan kebutuhan keluarga. Relevansi Justifikasi dalam Kehidupan Sehari-Hari Justifikasi memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis dan politik. Dalam bisnis, justifikasi sering digunakan untuk menjelaskan keputusan strategis atau kebijakan perusahaan. Dalam politik, justifikasi sering digunakan untuk menjelaskan keputusan atau kebijakan pemerintah. Dalam konteks Indonesia modern, justifikasi juga digunakan dalam konteks kebijakan pemerintah, seperti dalam proses pengambilan keputusan atau penyelesaian sengketa.