Arti Kata "cacat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cacat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cacat

ca·cat n 1 kekurangan yg menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna (yg terdapat pd badan, benda, batin, atau akhlak): krn -- nya itulah, ia tidak diterima di sekolah guru; 2 lecet (kerusakan, noda) yg menyebabkan keadaannya menjadi kurang baik (kurang sempurna): coba periksa barang itu baik-baik, barangkali ada -- nya; 3 cela; aib: segala yg baik tentu ada -- nya; 4 tidak (kurang) sempurna: akibat kecelakaan itu, sekarang ia menjadi --;
-- badan cacat pd badan (spt bopeng, buta, tuli); -- bahasa kelainan dl bahasa seseorang yg disebabkan oleh gangguan atau cedera psikofisiologis; -- bawaan cacat yg dibawa sejak lahir; cacat sejak dl kandungan; -- naskah Sas bagian naskah yg mengandung keburukan; -- tubuh kerusakan pd tubuh seseorang, baik badan maupun anggota badan, baik kehilangan fisik, ketidaknormalan bentuk maupun berkurangnya fungsi krn bawaan sejak lahir atau krn penyakit dan gangguan lain semasa hidupnya sehingga timbul keterbatasan yg nyata untuk melaksanakan tugas hidup dan penyesuaian diri; -- wicara gangguan pd kemampuan untuk berbicara;
ber·ca·cat v ada kekurangannya; ada cacatnya; kurang lengkap; tidak sempurna;
men·ca·cat v mengatakan kejelekan (kekurangan) orang dsb; mencela: suka ~ orang bukanlah perbuatan yg terpuji;
men·ca·cati v 1 menyebabkan bercacat; mencederai; melukai: dilarang keras menyakiti atau ~ binatang ternak di kebun ini; 2 menyebabkan (nama baik, kedudukan, dsb) bernoda; menodai: perbuatannya ~ nama baik orang tuanya; 3 cak melanggar: tindakan itu ~ undang-undang;
ter·ca·cat v 1 tercela; ternoda (tt perbuatan); 2 kena cacat; kena cela;
ca·cat·an n celaan; cercaan;
pen·ca·cat n orang yg suka mencacat (mencela); pencela; pencerca;
pen·ca·cat·an n proses, cara, perbuatan mencacat (mencela); pencelaan;
ke·ca·cat·an n perihal cacat; keburukan; kekurangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cacat"

📝 Contoh Penggunaan kata "cacat" dalam Kalimat

1.Karena kecelakaan itu, sekarang dia menjadi cacat badan.
2.Saya merasa tidak nyaman melihat film yang mengandung kata-kata kasar dan dapat mencacatkan penonton.
3.Dia dilarang keras menyakiti atau mencacat binatang ternak di kebun ini.
4.Saya berharap tidak ada cela yang dapat mencacatkan reputasi perusahaan ini.
5.Dia memiliki cacat bahasa yang disebabkan oleh gangguan psikofisiologis sejak lahir.

📚 Artikel terkait kata "cacat"

Mengenal Kata 'cacat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cacat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cacat" memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada kekurangan atau kelemahan yang menyebabkan nilai atau mutu menjadi kurang baik atau kurang sempurna. Dalam konteks historis, kata ini juga terkait dengan konsep "cacat bawaan" yang melibatkan kekurangan atau ketidaknormalan fisik atau mental yang timbul sejak lahir.

Contoh Penggunaan Kata "Cacat" dalam Kalimat yang Alami

Contoh-contoh penggunaan kata "cacat" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: * "Ia tidak diterima di sekolah karena memiliki cacat badan." (Dalam konteks ini, kata "cacat" merujuk pada kekurangan fisik yang menyebabkan seseorang tidak dapat melanjutkan pendidikan.) * "Tidak ada yang sempurna, semua memiliki cacatnya sendiri." (Dalam konteks ini, kata "cacat" merujuk pada kekurangan atau kelemahan yang umum dialami oleh manusia.) * "Ia memiliki cacat bahasa karena gangguan psikofisiologis saat lahir." (Dalam konteks ini, kata "cacat" merujuk pada kekurangan atau ketidaknormalan dalam kemampuan berbahasa.)

Relevansi Kata "Cacat" dalam Kehidupan Sehari-Hari atau Budaya Indonesia Modern

Kata "cacat" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks masyarakat yang semakin maju, kata "cacat" seringkali terkait dengan konsep "keadilan sosial" dan "hak asasi manusia". Misalnya, dalam konteks pendidikan, kata "cacat" dapat merujuk pada kekurangan atau ketidaknormalan fisik atau mental yang menyebabkan seseorang sulit menempuh pendidikan. Dalam konteks ini, pemerintah dan masyarakat harus berusaha untuk memberikan akses yang sama kepada semua orang, termasuk mereka yang memiliki cacat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "cacat" juga terkait dengan konsep "keberagaman" dan "toleransi". Dalam konteks ini, kata "cacat" dapat merujuk pada kekurangan atau ketidaknormalan fisik atau mental yang menyebabkan seseorang berbeda dengan orang lain. Namun, bukan berarti bahwa mereka tidak memiliki nilai atau tidak dapat berkontribusi pada masyarakat. Sebaliknya, keberagaman dan toleransi dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menerima dan menghargai perbedaan.