Arti Kata "kapang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kapang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kapang

1ka·pang n jenis kerang laut yg melubangi kayu atau papan yg terbenam di dl air sehingga dapat merusak kulit kapal kayu atau perahu; Toredo navalis

2ka·pang n, ber·ka·pang v bercendawan; bulukan

3ka·pang v, ka·pang·an n gerhana bulan (matahari)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kapang"

📝 Contoh Penggunaan kata "kapang" dalam Kalimat

1.Kapal laut telah rusak akibat serangan kapang yang merusak kulit kayu.
2.kapang sangat berbahaya bagi kapal-kapal yang berlayar di laut terbuka.
3.Pengenalan kapang menjadi salah satu materi penting dalam pelajaran biologi sekolah.
4.kapang laut adalah salah satu contoh hewan yang berbahaya bagi kehidupan laut.
5.Pemerintah harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kapang laut bagi kehidupan.

📚 Artikel terkait kata "kapang"

Mengenal Kata 'kapang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kapang" - Bencana Lautan untuk Kapal Kayu

Kata "kapang" seringkali tidak banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tidak bekerja di bidang laut. Namun, pada kenyataannya, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Kapang adalah jenis kerang laut yang memiliki sifat merusak, terutama bagi kapal kayu yang terbenam di dalam air. Kerang ini dapat melubangi papan atau kayu kapal, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kapal. Hal ini membuat kapal kayu menjadi tidak stabil dan dapat menyebabkan kecelakaan. Contoh penggunaan kata "kapang" dalam kalimat alami adalah: "Kapal kayu yang terbenam di laut harus diawasi dari serangan kapang yang dapat merusak kulitnya." Atau, "Penggunaan kayu sebagai bahan kapal harus dipertimbangkan dari kemungkinan serangan kapang di laut." Selain itu, "Pengelolaan laut harus mempertimbangkan dampak dari serangan kapang pada ekosistem laut." Kata "kapang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat bagaimana kapal kayu yang terbenam di laut dapat menjadi korban dari serangan kapang. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kapang" dapat dihubungkan dengan kesadaran akan pentingnya melestarikan ekosistem laut dan mengurangi dampak dari serangan kapang pada kapal kayu.