Arti Kata "karma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "karma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

karma

kar·ma n 1 perbuatan manusia ketika hidup di dunia: hidup sbg umat Tuhan itu sekadar melakukan darma dan --; 2 hukum sebab-akibat: -- bukan hanya menguasai manusia, tetapi juga merupakan suatu hukum mutlak dl alam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "karma"

📝 Contoh Penggunaan kata "karma" dalam Kalimat

1.Banyak orang yang percaya bahwa setiap perbuatan kita akan menghasilkan karma yang baik atau buruk.
2.Dalam agama Buddha, karma diartikan sebagai hukum sebab-akibat yang mengatur kehidupan manusia.
3.Pada akhirnya, setiap orang akan menyelesaikan karma mereka sendiri, baik itu karma baik atau buruk.
4.karma buruk dapat mengikuti kita selama bertahun-tahun jika kita tidak sadar akan perbuatan kita.
5.Dalam masyarakat, orang-orang percaya bahwa karma adalah hasil dari perbuatan kita sendiri.

📚 Artikel terkait kata "karma"

Mengenal Kata 'karma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Karma" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "karma" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks spiritual dan filosofis. Namun, apa sebenarnya makna dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, kata "karma" diartikan sebagai perbuatan manusia ketika hidup di dunia, baik sebagai umat Tuhan maupun sebagai bagian dari hukum sebab-akibat yang ada di alam. Konsep karma berasal dari agama Hindu dan Buddha, yang menyatakan bahwa setiap perbuatan manusia akan menimbulkan konsekuensi yang sama, baik dalam kehidupan ini maupun di kehidupan setelah kematian. Dengan demikian, manusia harus selalu menyadari bahwa setiap tindakannya akan memiliki dampak yang signifikan. Karma bukan hanya terkait dengan spiritualitas, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita melakukan sesuatu yang baik, seperti membantu orang lain, kita akan merasakan kebahagiaan dan kepuasan yang luar biasa. Sementara itu, jika kita melakukan sesuatu yang buruk, seperti menghina orang lain, kita akan merasakan rasa bersalah dan penyesalan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh-contoh karma dalam kegiatan sehari-hari, seperti ketika kita melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, kita akan menerima balasan yang baik pula. Dalam budaya Indonesia modern, konsep karma masih sangat relevan. Banyak orang yang percaya bahwa setiap perbuatan mereka akan menimbulkan konsekuensi yang sama. Mereka percaya bahwa jika mereka melakukan sesuatu yang baik, mereka akan menerima balasan yang baik pula, dan sebaliknya. Dengan demikian, mereka selalu berusaha untuk melakukan sesuatu yang baik dan menghindari perbuatan yang buruk. Dengan begitu, mereka dapat mencapai kebahagiaan dan kepuasan dalam kehidupan.