Arti Kata "kasta paria" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kasta paria" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kasta paria

golongan rakyat jembel (yang hina-dina) dalam masyarakat Hindu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kasta paria"

📝 Contoh Penggunaan kata "kasta paria" dalam Kalimat

1.Dalam masyarakat Hindu kuno, kasta paria dianggap sebagai golongan terendah.
2.Pemerintah India telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan status sosial dan ekonomi kasta paria.
3.Dalam novel "The God of Small Things" karya Arundhati Roy, kasta paria digambarkan sebagai kelompok yang miskin dan terpinggirkan.
4.Pendidikan dasar gratis bagi anak-anak kasta paria merupakan janji pemerintah yang belum sepenuhnya terwujud.
5.Dalam budaya India, kasta paria sering dianggap sebagai sumber kekayaan karena memiliki kemampuan dalam berbagai bidang tradisional.

📚 Artikel terkait kata "kasta paria"

Mengenal Kata 'kasta paria' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kasta Paria" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Dalam ilmu pengetahuan, "kasta paria" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan golongan rakyat jembel (yang hina-dina) dalam masyarakat Hindu. Perkataan ini berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu "pariah", yang berarti "hina" atau "dina". Dalam konteks sejarah, kasta paria adalah golongan yang paling rendah dan terpisah dari masyarakat lainnya, seringkali dianggap tidak layak dan tidak pantas.

Contoh Penggunaan Kata "Kasta Paria"

Penggunaan kata "kasta paria" dapat dilihat dalam beberapa kalimat alami. Misalnya, "Golongan kasta paria di masyarakat Hindu tradisional seringkali dianggap tidak pantas untuk berhubungan dengan keluarga lainnya." Atau, "Dalam beberapa budaya, kasta paria dianggap sebagai kelompok yang paling rendah dan tidak layak." Contoh lainnya adalah, "Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat telah mulai mengakui hak-hak kasta paria untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "kasta paria" berasal dari konteks masyarakat Hindu, namun konsepnya masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Di beberapa daerah, masih ada masyarakat yang dianggap sebagai kasta paria, seperti mereka yang memiliki status sosial yang rendah atau terisolasi. Namun, dalam perkembangan jaman, masyarakat Indonesia telah mulai mengakui hak-hak semua orang untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan, termasuk kasta paria. Oleh karena itu, penting untuk kita mengerti dan menghormati hak-hak semua orang, tanpa memandang status sosial atau kasta mereka.