Arti Kata "susah hati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "susah hati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

susah hati

su·sah ha·ti a merasa tidak aman (dl hati); sedih;
ber·su·sah ha·ti v berasa susah hati; berduka cita

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "susah hati"

📝 Contoh Penggunaan kata "susah hati" dalam Kalimat

1.Ia merasa susah hati ketika mendengar kabar meninggalnya ayahnya.
2.Di sekolah, murid itu mengalami kejadian yang membuatnya susah hati.
3.Dia berusaha tidak menunjukkan perasaan susah hati, tapi air matanya tak bisa ditahan.
4.Pada suatu malam, dia merasa susah hati karena hubungan asmara yang bermasalah.
5.Ketika mendengar kabar gembira, ia merasa susah hati karena tidak bisa menemani keluarganya.

📚 Artikel terkait kata "susah hati"

Mengenal Kata 'susah hati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "susah hati" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "susah hati" adalah salah satu istilah yang paling sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Secara umum, kata "susah hati" berarti merasa tidak aman dalam hati, sedih, atau bahkan berduka cita. Konsep ini telah ada sejak lama dalam budaya Indonesia, terutama dalam tradisi musik dan sastra. Pada era kolonial, musik tradisional seperti "susah hati" digunakan sebagai cara untuk menyampaikan perasaan dan pengalaman hidup. Musik ini seringkali menggambarkan kisah cinta, kehilangan, dan kesedihan. Dalam konteks ini, kata "susah hati" menjadi istilah yang sangat familiar dan dapat dipahami oleh masyarakat Indonesia. Hingga saat ini, istilah ini masih digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam musik, sastra, dan bahkan dalam percakapan sehari-hari. Contoh penggunaan kata "susah hati" dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: "Saya merasa susah hati setelah mendengar kabar tentang kematian sahabat saya." atau "Dia merasa susah hati karena ditinggalkan oleh pacarnya." Dalam kedua contoh tersebut, kata "susah hati" digunakan untuk menggambarkan perasaan sedih dan tidak aman dalam hati. Kata "susah hati" juga memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali menggunakan kata ini untuk menggambarkan perasaan kita dalam berbagai situasi. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam konteks hukum, seperti dalam pengadilan, untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa tidak adil atau tidak aman. Dalam konteks ini, kata "susah hati" menjadi sangat penting untuk dipahami dan digunakan dengan tepat. Dalam kesimpulan, kata "susah hati" adalah istilah yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dari makna umum hingga konteks historis dan sosial, istilah ini memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menggunakan kata "susah hati" dengan tepat dalam komunikasi sehari-hari.