Arti Kata "kasus tujuan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kasus tujuan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kasus tujuan

Istilah linguistik hubungan kasus yang menandai objek atau keadaan (tujuan) sebagai akibat perbuatan atau keadaan yang dinyatakan oleh Verba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kasus tujuan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kasus tujuan" dalam Kalimat

1.Bapak menyuruh anak untuk menulis surat ke guru yang menjadi tujuan utama.
2.Pada kasus tujuan, pernyataan "Dia akan menulis buku" menunjukkan apa yang akan dicapai.
3.Dalam bahasa Inggris, kata "kasus tujuan" disebut dengan "dative case" yang mengindikasikan tujuan perbuatan.
4.Dalam analisis kasus tujuan, pernyataan "Dia akan mengirimkan hadiah ke ibunya" menunjukkan siapa yang akan menerima hadiah.
5.Penggunaan kata "kasus tujuan" dalam linguistik membantu menganalisis struktur kalimat dan hubungan antar kata-kata.

📚 Artikel terkait kata "kasus tujuan"

Mengenal Kata 'kasus tujuan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kasus Tujuan" dalam Bahasa Indonesia

Kata "kasus tujuan" adalah istilah linguistik yang digunakan untuk menggambarkan hubungan kasus antara subjek dan objek dalam kalimat. Dalam arti resmi, kata "kasus tujuan" menandai objek atau keadaan sebagai akibat perbuatan atau keadaan yang dinyatakan oleh Verba. Sejarah kata "kasus tujuan" sendiri memiliki latar belakang yang kompleks, dengan perkembangan yang dimulai dari linguistik dan gramatika.

Contoh Penggunaan Kata "Kasus Tujuan" dalam Kalimat

Kata "kasus tujuan" memiliki penggunaan yang luas dalam berbagai konteks. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata "kasus tujuan" dalam pengertiannya yang tepat: - Saya menulis surat untuk teman saya yang sedang berada di luar negeri. Dalam kalimat ini, kata "saya" (subjek) menunjukkan kepada siapa yang melakukan perbuatan (menulis surat), sedangkan kata "teman saya" (objek) menunjukkan siapa yang menjadi akibat dari perbuatan tersebut. - Dia akan pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. Dalam kalimat ini, kata "dia" (subjek) menunjukkan orang yang melakukan perbuatan (pergi ke kota), sedangkan kata "cari pekerjaan" (objek) menunjukkan akibat dari perbuatan tersebut. - Saya akan memberikan bantuan kepada korban bencana. Dalam kalimat ini, kata "saya" (subjek) menunjukkan orang yang melakukan perbuatan (memberikan bantuan), sedangkan kata "korban bencana" (objek) menunjukkan akibat dari perbuatan tersebut.

Kasus Tujuan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kasus tujuan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai situasi, kita sering menggunakan kata "kasus tujuan" tanpa menyadari bahwa kita menggunakan istilah linguistik yang kompleks tersebut. Misalnya, ketika kita berkata "Saya akan pergi ke kota untuk mencari pekerjaan", kita menggunakan kata "kasus tujuan" untuk menggambarkan hubungan kasus antara subjek (saya) dan objek (mencari pekerjaan). Dengan demikian, kata "kasus tujuan" menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.