Arti Kata "kayu gelondong(an)" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kayu gelondong(an)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kayu gelondong(an)

kayu yang masih utuh seperti ketika dipotong dari pohonnya (belum dipotong dan dibelah secara vertikal dari aslinya); kayu log; kayu bundar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kayu gelondong(an)"

📝 Contoh Penggunaan kata "kayu gelondong(an)" dalam Kalimat

1.Pabrik kayu gelondongan ini memproduksi kayu utuh untuk pembangunan gedung.
2.Di pasar tradisional, penjual kayu gelondongan menawarkan kayu dengan harga yang sangat murah.
3.Pada saat itu, ia membeli kayu gelondongan untuk membuat meja dan kursi baru di rumahnya.
4.Kami menggunakan kayu gelondongan yang masih utuh untuk membuat model arsitektur bangunan.
5.Dalam industri kayu, proses penyelesaian kayu gelondongan membutuhkan waktu yang relatif lama dan mahal.

📚 Artikel terkait kata "kayu gelondong(an)"

Mengenal Kata 'kayu gelondong(an)' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kayu gelondong(an)" - Inspirasi dari Jaman Lalu

Dalam bahasa Indonesia, kata kayu gelondong(an) memiliki arti yang sangat spesifik, yaitu kayu yang masih utuh seperti ketika dipotong dari pohonnya (belum dipotong dan dibelah secara vertikal dari aslinya). Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kayu log atau kayu bundar yang masih dalam keadaan asli. Konsep ini memiliki latar belakang sejarah yang menarik, karena pada jaman dulu, kayu gelondong(an) digunakan sebagai material utama untuk pembuatan bangunan, perabotan, dan bahkan alat-alat pertanian.

Contoh Penggunaan Kata "kayu gelondong(an)" dalam Kalimat

Kata kayu gelondong(an) sering digunakan dalam kalimat yang terkait dengan bangunan, perabotan, dan alat-alat pertanian. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami: * Bapak membeli kayu gelondong(an) untuk digunakan sebagai material pembuatan meja baru di rumah. * Ibu menggunakan kayu gelondong(an) untuk membuat kerajinan tangan yang unik. * Petani menggunakan kayu gelondong(an) untuk membuat palu yang kuat untuk memetik buah.

Relevansi Kata "kayu gelondong(an)" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata kayu gelondong(an) masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam industri bangunan, perabotan, dan pertanian. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks seni dan budaya, seperti dalam kerajinan tangan dan lukisan. Dengan demikian, kata kayu gelondong(an) masih memiliki nilai yang signifikan dalam kehidupan kita sehari-hari.