Arti Kata "kekas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kekas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kekas

1ke·kas ark v, me·nge·kas v mengais (tt ayam)

2ke·kas Plb n sebidang tanah di antara ladang baru dan ladang yg telah ditanami

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kekas"

📝 Contoh Penggunaan kata "kekas" dalam Kalimat

1.Peternak ayam harus selalu mengkekas ayam untuk meningkatkan produktivitasnya.
2.Mereka mengkekas mangkuk ayam makanan untuk membersihkannya.
3.Dalam konteks budaya, mengkekas berarti mengambil sisi-sisi daging ayam yang enak.
4.Saya tidak ingin mengkekas mangkuk kertas untuk menghemat sumber daya.
5.Mengkekas ayam muda sangat penting dalam proses pengembangan ayam jantan.

📚 Artikel terkait kata "kekas"

Mengenal Kata 'kekas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kekas" - Membelai Ayam Dengan Senyum

Kata "kekas" dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan menarik. Menurut KBBI, "kekas" dapat diartikan sebagai mengais atau membelaikan (ayam). Kata ini memiliki konteks historis yang kaya, terutama dalam budaya peternakan ayam di Indonesia. Kata "kekas" telah digunakan dalam kegiatan peternakan ayam selama berabad-abad. Ayam yang dibiakkan oleh peternak untuk digunakan sebagai hewan peliharaan atau bahkan sebagai sumber daging dan telur. Membelaikan ayam adalah salah satu hal yang penting dalam kegiatan peternakan ini. Peternak harus melakukan kekas secara teratur untuk memastikan kesehatan dan kebersihan ayam. Contoh-contoh penggunaan kata "kekas" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dari beberapa situasi berikut. Misalnya, "Pak Budi melakukan kekas pada ayam-ayam di peternakannya sebelum menjualnya ke pasar." Atau, "Ibu meminta Pak Budi untuk melakukan kekas pada ayam mereka sehingga ayam menjadi sehat dan kuat." Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "kekas" memiliki peran penting dalam kegiatan peternakan ayam. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kekas" masih relevan dan digunakan dalam berbagai situasi. Bahkan, kata ini telah menjadi bagian dari bahasa percakapan sehari-hari di Indonesia. Misalnya, ketika seseorang ingin mengungkapkan kesenangan atau kegembiraan mereka, mereka mungkin akan mengatakan bahwa sesuatu itu "sangat kekas" atau "membuat saya kekas". Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "kekas" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.